Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
15 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
2
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
20 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
3
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
21 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
22 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
GoNews Group
16 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
21 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Begini Modus Oknum Wali Kelas 6 Cabuli Siswinya

Begini Modus Oknum Wali Kelas 6 Cabuli Siswinya
Ilustrasi: net
Selasa, 07 Januari 2020 13:00 WIB
SLEMAN - Polres Sleman menetapkan S (48), seorang guru PNS di Sleman, sebagai tersangka dalam kasus pencabulan terhadap siswinya.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sleman, Iptu Bowo Susilo menjelaskan, tersangka menjadikan aktivitas pendidikan sebagai modus perbuatan cabulnya. Perbuatan Cabul ini, dilakukan tak hanya sekali.

Saat mengajarkan alat reproduksi di Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), misalnya, "oknum guru ini berpura-pura mengajarkan pelajaran IPA kemudian mengajarkan tentang reproduksi. Siswi di ruang UKS kemudian diraba-raba payudaranya, kemudian sampai kepada alat kelamin siswinya,".

Perbuatan cabul yang terakhir dilakukan S pada tanggal 13 Agustus 2019. Saat itu siswi sedang melaksanakan kemah.

"Oknum guru ini masuk ke tenda perempuan, melakukan perbuatan cabul dengan meraba payudara dan alat kelamin empat siswi perempuan yang sedang tidur di tenda perempuan itu," ungkap Bowo.

Polisi menduga ada 12 siswi kelas enam SD yang menjadi korban pencabulan tersangka S. Namun dari ke-12 korban tersebut, hanya enam yang dimintai keterangan oleh PPA Polres Sleman sebagai saksi dan saksi korban.

"Tersangka S ini guru semua mata pelajaran, jadi dia wali kelas enam. Tersangka akan kita kenakan pasal 82 UU RI No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun," pungkas Bowo.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Hukum, Pendidikan

Loading...
www www