Loading...

Jejak Harimau Dekat Pemukiman Bikin Resah Warga di Kudu Gantiang Padang Pariaman

Jejak Harimau Dekat Pemukiman Bikin Resah Warga di Kudu Gantiang Padang Pariaman
Penemuan jejak harimau di Korong Korong Pasa Balai, Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, Kamis (2/1). (foto: Yuhendra/harianhaluan.com)
Kamis, 02 Januari 2020 19:21 WIB
PADANG PARIAMAN - Warga Korong Pasa Balai, Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) dihebohkan jejak harimau yang ditemukan di daerah itu sejak beberapa hari lalu.

Dikutip dari harianhaluan.com, jejak harimau tersebut ditemukan di beberapa titik dan tidak jauh dari pemukiman masyarakat.

Hal itu membuat masyarakat resah dan takut untuk beraktifitas di kebun sekitar penemuan jejak harimau itu. Ternyata tidak hanya jejak saja. Bahkan, ada warga yang telah melihat langsung hewan asli Sumatera itu tidak jauh dari tempat ditemukan jejak tersebut.

"Pada hari Senin kemarin sekitar pukul 13.00 WIB, saya melihat langsung harimau itu. Saat itu hari sedang hujan dan saya berteduh di rumah tinggal dan melihat langsung harimau itu," kata Ujang Jambak (63), seorang peladang kepada awak media, Kamis (2/1/2020).

Dia mengatakan, harimau yang dilihat itu lumayan besar, panjangnya hampir 1,5 meter dan tingginya sekitar 80 centimeter. Dia mengaku melihat harimau itu dari jarak hanya sekitar empat meter.

"Biasanya saya hanya lihat harimau di kebun binatang, dan kemarin saya lihat langsung, jaraknya sangat dekat," jelas Ujang.

Tidak hanya itu, penampakan hewan belang tersebut berlangsung lama, sekitar 10 menit dan tidak menyadari keberadaan Ujang Jambak di pondok tersebut.

"Setelah harimau itu pergi, saya pun langsung meninggalkan lokasi itu dan pulang ke rumah," katanya.

Sementara, Wali Nagari Kudu Gantiang, Muhammad Yunin mengatakan, awalnya tidak percaya dengan adanya penemuan jejak harimau itu. Namun, setelah mendengar keterangan ada saksi mata yang langsung melihat dia baru percaya.

"Awalnya tidak percaya, setelah bertemu dengan pak Ujang dan melihat langsung jejak harimau ini baru percaya. Kebetulan jejak itu salah satunya ditemukan di kebun saya," kata Yunin.

Dia menyampaikan, untuk saat ini masyarakat takut untuk beraktivitas dilokasi itu, walaupun hingga saat ini tidak ada korban baik itu ternak ataupun yang lainya. Dia menyebut kejadian ini juga sudah dilaporkan kepada BKSDA Sumbar.

"Kita sudah laporkan pada BKSDA, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ada upaya dari pihak terkait. Untuk sementara waktu kami mengimbau kepada warga untuk mengurangi aktivitas dilokasi ini," katanya. (hln)

Editor : arie rh
Sumber : harianhaluan.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Padang Pariaman

Loading...
www www