Loading...

Dandim 0310/SSD: Tidak Ada Pelarangan Natal di Sijunjung dan Dharmasraya

Dandim 0310/SSD: Tidak Ada Pelarangan Natal di Sijunjung dan Dharmasraya
Dandim 0310/SSD Letkol Inf Dwi Putranto SAP MIPol menggelar pertemuan dengan berbagai pihak untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan Natal dan Tahun Baru di Dharmasraya dan Sijunjung.
Selasa, 24 Desember 2019 21:27 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA- Dandim 0310/SSD Letkol Inf Dwi Putranto SAP MIPol menegaskan tak ada pelarangan pelaksanaan Natal di Kabupaten Sijunjung dan Dharmasraya, Sumatera Barat (2019). Suasana menjelang pelaksanaan Natal tahun 2019 dan Tahun Baru 2020 berlangsung aman dan kondusif. 
 

Letkol Inf Dwi Putranto, Senin (23/12/2019) menyebutkan, berbagai upaya preventif telah dilakukan pihaknya bersama Forkopimda Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung terkait pelaksanaan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

"Kamis (12/12) lalu, kita telah melaksanakan diskusi di Telabang Sakti, Kamang Baru, Sijunjung. Pertemuan yang dihadiri Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Tokoh Adat Sijunjung Datuk Abu, Camat Kamang Baru David dan segenap tokoh-tokoh di Kamang Baru tersebut membahas kesiapan semua pihak tentang segala hal guna kondusifitas Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Kamang Baru dan Kabupaten Sijunjung," ujar Dandim 0310/SSD Letkol Inf Dwi Putranto, Senin (23/12/2019).

Lanjut Dandim, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, sehubungan beredarnya isu yang tidak benar terkait larangan Natal di Dharmasraya.

"Dalam komunikasi tersebut, Bupati Dharmasraya membantah adanya larangan perayaan Natal di Dharmasraya. Jadi jelas informasi yang dilontarkan Sudarto melalui media adalah tidak benar," katanya.

Pada pertemuan berikutnya, Dandim memerintahkan Kasdim Mayor Inf Heronimus Sudarno beserta dua orang Danramil wilayah Dharmasraya, yaitu Danramil-03/PP Mayor Caj (K) Tuti Andayani dan Danramil 10 Koto Baru, Kapten Inf Haryono untuk segera merapat ke Bupati Dharmasraya guna membahas langkah-langkah yang harus ditempuh untuk menjawab hal tersebut.

Dalam pertemuan itu didapat beberapa poin untuk menyikapi pengamanan wilayah menjelang Natal dan Tahun Baru. Yakni selama kegiatan ibadah Natal dan Tahun Baru, anggota TNI AD berkolaborasi dengan instansi terkait dan selalu saling berkoordinasi.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, kata Dandim, juga sudah langsung menghubungi Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko untuk menjelaskan tentang situasi menjelang Natal dan Tahun Baru di wilayah Dharmasraya.

"Sampai sejauh ini situasi di Dharmasraya kondusif. Sekali lagi kami tegaskan, media yang memberitakan situasi yang tidak kondusif di Dharmasraya adalah berita bohong," tegasnya.

Lebih jauh Dandim menjelaskan, pada Kamis (19/12/2019) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Dharmasraya juga telah menggelar pertemuan di kantor Kemenag setempat, dalam rangka membahas pemantauan kondisi dan situasi terakhir menjelang pelaksanaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

"Hadir pada kesempatan itu, Ketua FKUB Dharmasraya H Aminullah Salam SIQ, Pengurus FKUB Hamid Arwani SAg MA, Danramil-03/PP Mayor Caj (K) Tuti Andayani, pemuka Protestan Suwarno, dan pihak Kemenag Dasril M Nur SAg. Dalam pertemuan itu juga dibahas, bahwa Dharmasraya dalam keadaan aman- aman saja," tegasnya.

Menurut Dandim, merujuk pemberitahuan dari pimpinan jemaat Kristiani setempat, di Dharmasraya terdapat di empat titik lokasi yang telah disiapkan untuk perayaan Natal 2019, yakni Kecamatan Sungai Rumbai, Koto Besar, Sitiung dan Pulau Punjung. Bahkan umat Kristiani di Dharmasraya mengaku bahwa selama ini dalam melaksanakan perayaan Natal selalu aman. "Yang pasti kondisi keamanan Dharmasraya kondusif," tegasnya lagi.

Sementara itu, pemuka Protestan Suwarno menyampaikan, bahwa dirinya bersama sekitar 200 jemaat akan menggelar perayaan Natal 2019 di Blok C Nagari Batu Rijal, Kecamatan Padang Laweh. Sudah 42 tahun umat Protestan yang dia pimpin melaksanakan ibadah dengan aman di Blok C dan tidak pernah diganggu. "Kami sangat aman beribadah di Dharmasraya," katanya.

Fakta nyata kondusifitasnya situasi beragama pada perayaan Natal 2019 di kedua wilayah ini, yakni pada tanggal 21 Desember 2019 pukul 18.00 WIB telah berlangsung kegiatan ibadah Natal di Gedung Serba Guna Parlape Lapean (HKBP) Jorong Ranah Baru, Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai, Dharmasraya.

Perayaan Natal di tempat itu berjalan khidmat dan mendapat pengamanan dari pihak Kodim 0310/SSD serta Polres Dharmasraya. Acara berakhir tepat pukul 19.26 WIB.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Sijunjung, juga telah berlangsung kegiatan ibadah Natal 2019, pada 22 Desember 2019, bertempat di Gedung Serba Guna HKBP Jorong Sungai Tambang 1, Nagari Kunangan Parit Rantang, Kecamatan Kamang Baru, Sijunjung. Acara dimulai pukul 13.30 dan berakhir pukul 16.30 WIB.

"Langkah sigap telah diambil oleh insan teritorial bersama Pemkab Dharmasraya dan Pemkab Sijunjung, serta segenap komponen bangsa di kedua wilayah. Ini telah membuktikan bahwa terjaminnya rasa aman dan nyaman dalam perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di wilayah Dharmasraya dan Sijunjung," pungkas Dandim. (ep)


Loading...
www www