Loading...

Badan Jalan Retak, Lintas Sumbar-Riau di Kota Alam Tetap Bisa Dilewati, Namun Buka Tutup

Badan Jalan Retak, Lintas Sumbar-Riau di Kota Alam Tetap Bisa Dilewati, Namun Buka Tutup
Retakan tanah terjadi di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar. (foto: Grup WA Siaga Bencana/tribunpadang.com)
Minggu, 22 Desember 2019 19:09 WIB
PADANG - Jalan lintas Sumbar - Riau di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami retak dan nyaris amblas.

Hal itu membuat hampir sebagian badan jalan ditutup. Meski demikian, kendaraan tetap bisa melalui jalur tersebut, namun dilakukan dengan sistem buka tutup.

Dikutip dari TribunPadang.com, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir menyampaikan, jalan di lokasi tersebut masih bisa dilalui kendaraan.

"Alhamdulillah sampai saat ini masih dilalui, tapi memang buka tutup," katanya, Minggu (22/12/2019).

Jika arus padat, maka dikhawatirkan terjadi kemacetan di jalan tersebut.

Namun, bagi ada jalur alternatif yang bisa dilalui pengendara, yakni lewat Kiliran Jao.

"Bagi yang ingin lewati jalur alternatif ke Kiliran Jao juga bisa," kata Joni Amir.

Selain jalan retak, sejumlah bangunan rumah warga juga amblas di sekitar lokasi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol membenarkan ada beberapa rumah yang amblas dan lainnya.

"Kondisi jalan memang rengkahan bertambah. Ada beberapa rumah yang amblas di sana. Ada sekitar empat rumah, rumah batu cuma satu, sisanya rumah kayu," ungkapnya.

Dikatakan Rahmadinol, pemilik rumah tersebut sudah diungsikan. "Kami di daerah sudah berupaya mencari hunian sementara untuk warga tersebut."

"Ada atau tidak dia punya tanah, itu sedang dalam proses. Camat dan Wali Nagari setempat baru memasukan laporan," jelas Rahmadinol.

Bantah Putus Total

Sebelumnya sempat beredar informasi bahwa jalan lintas Sumbar-Riau di Nagari Koto Alam, Limapuluh Kota putus total.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota membantah informasi tersebut.

"Isu jalan Lintas Sumbar-Riau yang dikatakan putus, itu tidak benar," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol, Minggu (22/12/2019) seperti dilansir TribunPadang.com.

Menurutnya, informasi itu jelas-jelas membuat resah masyarakat, apalagi bertepatan dengan masa libur Natal, Tahun Baru dan libur sekolah.

Dikatakannya, kondisi jalan tersebut saat ini sudah dikoordinasikan kepala Balai Jalan 3 Sumatera.

"Kemarin siang informasi dari staf PUPR Balai Jalan 3, ada tim yang turun. Informasi di lapangan tim didampingi oleh Kapolres Limapuluh Kota," kata Rahmadinol.

Sebagai OPD yang menangani bencana, pihaknya sudah menurunkan Anggota TRC untuk ambil foto di lokasi.

"Kami berharap kepada seluruh masyarakat tidak cepat menerima info kalau tidak bersumber dari pemerintah yang khusus menangani masalah tersebut," ujar Rahmadinol. (tpc)

Editor : arie rh
Sumber : tribunpadang.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Limapuluh Kota

Loading...
www www