Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
Politik
14 jam yang lalu
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
2
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Peristiwa
18 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
3
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
18 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
GoNews Group
18 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Intip Payudara di Starbucks
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Intip Payudara di Starbucks
6
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Peristiwa
18 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Komisi VI Dukung Rencana Erick Thohir Lebur Bisnis Sampingan BUMN

Komisi VI Dukung Rencana Erick Thohir Lebur Bisnis Sampingan BUMN
Hotel Pesona, salah satu anak perusahaan BUMN. (istimewa)
Rabu, 11 Desember 2019 16:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP Perjuangan, Nyoman Parta mendukung rencana Menteri BUMN Erick Tohir melebur bisnis sampingan BUMN.

Menurutnya, perusahaan BUMN yang fokus pada core bisnisnya biasanya bisa tumbuh kuat dan memiliki daya saing tinggi. "Namun bagi perusahan - perusahaan yang tidak fokus pada core bisnis dan terlalu banyak memiliki anak usaha, pertumbuhan bisnisnya akan kurang baik, bahkan bisa merugi dan bangkrut," ujarnya, Rabu (11/12/2019) di Jakarta.

BUMN kata Nyoman, harusnya fokus pada core bisnisnya, agar dapat memperkuat daya saing. "Dengan begitu, BUMN bisa bersaing di era industri 4.0 ini. Kemudian, BUMN juga bisa lebih fokus pada bisnis intinya 'core business'," tegasnya.

Dengan dileburkanya anak perusahaan BUMN, justeru kata Nyoman, akan semakin memperkuat bisnis baru dari hasil gabungan beberapa bisnis sampingan tersebut.

Kemudian, peleburan itu juga menghindari persaingan dan rebutan pasar tidak sehat antar BUMN. "Sebagai contoh, saat Pertamina punya pertamina power, Krakatau Steel, Antam juga punya pembangkit yang bersaing dengan PLN dengan sasaran pelanggan yang sama, jika dilebur ini tak akan terjadi," tegasnya.

Selain itu juga, peleburan ini menurutnya, bisa menghindari BUMN menjadi tempat penampungan pensiun dan keluarga yang selama ini terjadi tanpa ada standar kompetensi yang jelas.

"Manfaat dari peleburan perusahan, juga bisa menciptakan sinergi antar BUMN yang lebih baik dan lebih kuat. Serta mencegah gagalnya beberapa bisnis sampingan tersebut. Sehingga dapat menjaga citra baik BUMN di mata masyarakat,".

"Untuk itu, kami sangat mendukung rencana Menteri BUMN untuk secepatnnya menata kelembagaan dengan melebur semua perusahaan-perusahaan sampingan BUMN," pungkasnya.***


Loading...
www www