Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Pendidikan
13 jam yang lalu
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
2
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
Politik
12 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
3
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
Peristiwa
15 jam yang lalu
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
4
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Ekonomi
12 jam yang lalu
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
5
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Kemendagri: Kita Semua Harus Sukseskan!
GoNews Group
10 jam yang lalu
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Kemendagri: Kita Semua Harus Sukseskan!
6
MPR Mengedukasi Pilkada Damai melalui Sosialisasi 4 Pilar
Nasional
13 jam yang lalu
MPR Mengedukasi Pilkada Damai melalui Sosialisasi 4 Pilar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Komisi VI Dukung Rencana Erick Thohir Lebur Bisnis Sampingan BUMN

Komisi VI Dukung Rencana Erick Thohir Lebur Bisnis Sampingan BUMN
Hotel Pesona, salah satu anak perusahaan BUMN. (istimewa)
Rabu, 11 Desember 2019 16:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP Perjuangan, Nyoman Parta mendukung rencana Menteri BUMN Erick Tohir melebur bisnis sampingan BUMN.

Menurutnya, perusahaan BUMN yang fokus pada core bisnisnya biasanya bisa tumbuh kuat dan memiliki daya saing tinggi. "Namun bagi perusahan - perusahaan yang tidak fokus pada core bisnis dan terlalu banyak memiliki anak usaha, pertumbuhan bisnisnya akan kurang baik, bahkan bisa merugi dan bangkrut," ujarnya, Rabu (11/12/2019) di Jakarta.

BUMN kata Nyoman, harusnya fokus pada core bisnisnya, agar dapat memperkuat daya saing. "Dengan begitu, BUMN bisa bersaing di era industri 4.0 ini. Kemudian, BUMN juga bisa lebih fokus pada bisnis intinya 'core business'," tegasnya.

Dengan dileburkanya anak perusahaan BUMN, justeru kata Nyoman, akan semakin memperkuat bisnis baru dari hasil gabungan beberapa bisnis sampingan tersebut.

Kemudian, peleburan itu juga menghindari persaingan dan rebutan pasar tidak sehat antar BUMN. "Sebagai contoh, saat Pertamina punya pertamina power, Krakatau Steel, Antam juga punya pembangkit yang bersaing dengan PLN dengan sasaran pelanggan yang sama, jika dilebur ini tak akan terjadi," tegasnya.

Selain itu juga, peleburan ini menurutnya, bisa menghindari BUMN menjadi tempat penampungan pensiun dan keluarga yang selama ini terjadi tanpa ada standar kompetensi yang jelas.

"Manfaat dari peleburan perusahan, juga bisa menciptakan sinergi antar BUMN yang lebih baik dan lebih kuat. Serta mencegah gagalnya beberapa bisnis sampingan tersebut. Sehingga dapat menjaga citra baik BUMN di mata masyarakat,".

"Untuk itu, kami sangat mendukung rencana Menteri BUMN untuk secepatnnya menata kelembagaan dengan melebur semua perusahaan-perusahaan sampingan BUMN," pungkasnya.***


wwwwww