Home  /  Berita  /  GoNews Group

Terseret Banjir saat Melintas di Jembatan, Warga Dharmasraya Hanyut 30 Kilometer

Terseret Banjir saat Melintas di Jembatan, Warga Dharmasraya Hanyut 30 Kilometer
Tim BPBD Dharmasraya mengevakuasi mayat Waryono (48 tahun) yang hanyut hingga ke Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.
Selasa, 10 Desember 2019 18:23 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Karyawan pabrik PT SS2 Dharmasraya yang terjatuh dari jembatan saat mengendarai sepeda motor Sabtu lalu, akhirnya ditemukan sekitar 30 kilometer dari lokasi ia terjatuh, Selasa (10/12/2019).

Korban bernama Waryono (48 tahun), warga Dharmasraya, ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Ia hanyut cukup jauh dari lokasi terjatuh, karena mayatnya ditemukan di Dusun Tanjungbelit, Desa Pulau Batu, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Kepala BPBD Dharmasraya Eldison melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Ardianus Effendi ST mengatakan, terseret arus Sungai Jujuan Sangir di perbatasan Kabupaten Dharmasraya.

Korban terjatuh saat melintas dengan sepeda motor Honda Revo BA 6051 VR di jembatan Pos 1. Saat itu ia dari rumah menuju ke tempat kerjanya pada hari Sabtu (7/12/2019).

Jembatan Jujuhan tersebut tidak ada besi pembatas dan terlalu rendah. Saat itu air sungai mendadak meluap sehingga korban dan motornya terseret air Sungai Batang Jujuhan.

"Kami dari BPBD Dharmasraya mendapat informasi tersebut dan langsung menuju ke TKP dan bergabung bersama masyarakat untuk melakukan pencarian korban," kata Ardianus Effendi.

Namun mayat korban baru ditemukan tiga hari kemudian, pada Selasa (10/12/2019) di lokasi yang cukup jauh dari tempat korban terjatuh, yaitu di Dusun Tanjung Belit, Desa Pulau Batu, Kabupaten Bungo, Jambi.

Mayat korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan. "Kami mengimbau kepada masyarakat di musim hujan saat ini harus berhati- hati dalam melakukan aktivitas terutama di daerah rawan bencana, baik lonsor maupun banjir," kata Ardianus Effendi. (ep)


wwwwww