Loading...

Jasad Bocah SD Ditemukan Tanpa Kepala, Polisi Amankan Seorang Pria

Jasad Bocah SD Ditemukan Tanpa Kepala, Polisi Amankan Seorang Pria
Gambar: Tangkapan layar berita metrotv.
Selasa, 10 Desember 2019 09:25 WIB
KALIMANTAN - Jasad bocah 12 tahun ditemukan mengenaskan dalam kondisi tanpa kepala bikin geger warga Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Korban yang berstatus siswa kelas V sekolah dasar (SD) ditemukan tewas usai dilaporlan hilang selama empat hari.

Melansir dari laman iNews.id, pembunuhan sadisi itu terjadi di Desa Tumbang Mahup, Kecamatan Katingan Hulu, yang merupakan kawasan tambang emas. Kondisi korban dengan kepala dipenggal, ditemukan mengapung di aliran sungai tak jauh dari rumahnya.

Kronologi bermula saat korban tak kunjung pulang ke rumah pada Selasa 3 Desember 2019 lalu. Sehari kemudian, keluarga membuat laporan orang hilang di polsek setempat. Anggota bersama masyarakat setempat melakukan pencarian di sekitar desa tersebut namun tak membuahkan hasil.

Dua hari kemudian, saksi dari anggota keluarga menemukan mayat korban dalam kondisi mengenaskan di aliran sungai pada Jumat 6 Desember 2019 sore. Petugas yang menerima laporan kemudian mengevakuasi mayat dan melakukan proses identifikasi.

“Kondisi korban saat ditemukan cukup menyedihkan dan mengundang empati. Kepalanya tidak ada. Yang bersangkutan merupakan korban pembunuhan dan ini kasus ini kriminal murni,” ujar Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Senin (9/12/2019).

Ia menjelaskan, tim forensik yang mengidentifikasi korban mengungkap jika waktu kematiannya sekitar empat jam sebelum ditemukan. Polisi kemudian menyelidiki kasusnya dan menangkap seorang warga setempat terduga pelaku pembunuhan berinsial A.

“Untuk pelakunya sudah kami tangkap. Sementara motifnya masih didalami,” tandasnya.

Polisi hingga kini masih mencari dua alat bukti kasus tersebut. Alat bukti yang tercecer yakni berupa sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk membunuh dan kepala korban yang terpisah dari tubuhnya.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum

Loading...
www www