Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
13 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
2
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
13 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
3
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
13 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
4
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
19 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
5
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
14 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
6
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Peristiwa
21 jam yang lalu
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Tiga PR Ini Menanti Dirut PLN

Tiga PR Ini Menanti Dirut PLN
Rudiantara dalam Sidang International Telecommunication Union (ITU) di Dubai beberapa waktu lalu. (Foto: twitter)
Senin, 09 Desember 2019 15:16 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Sartono Hutomo menyatakan, setidaknya ada tiga catatan yang harus dijawab oleh Dirut PLN yang baru.

Pertama, kata Sartono kepada wartawan, Senin (9/12/2019), soal ketidakseimbangan antara penyediaan listrik dengan kebutuhan listrik nasional.

"Dirut PLN baru harus punya langkah yang lebih jitu," ujar Sartono.

Kedua, mantan Bendum Partai Demokrat ini melanjutkan, pendapatan PLN yang selalu minus sehingga selalu disubsidi pemerintah, harus segera disiapkan strategi ketahanan keuangan yang tepat.

"Lebih lagi persiapan menyambut serapan dari 35.000 MW, sebagaimana target Pembangunan Pembangkit listrik oleh Pemerintah," katanya.

Terakhir, yakni perlu ada keseriusan dibarengi dengan keberpihakan kepada energi terbarukan di sektor pembangkit. Agar kebutuhan listrik nasional lebih merata.

"Yakinin saja semakin murah harga tarif listrik maka akan semakin mendorong laju investasi dan pertumbuhan ekonomi lebih baik lagi," tegas Sartono.

Sebelumnya, Staf khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga mengungkapkan, mantan Menkominfo Rudiantara akan mengisi posisi direktur utama PT PLN.

“Yap Pak Erick juga sudah sampaikan. Pak Rudi yang terbaik,” kata Arya di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Sebagai informasi, posisi direktur utama PLN saat ini memang kosong, sepeninggal Sofyan Basir yang terjerat kasus di KPK. Tugas utama direktur utama perusahaan setrum negara tersebut saat ini dipegang oleh pelaksana tugas.

Sebelum dipastikan menjadi direktur utama PLN, Rudiantara merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika. Posisi menteri dipegangnya pada masa Kabinet Kerja. Rudiantara juga pernah menjabat sebagai wakil direktur utama PLN.***


Loading...
www www