Loading...

Longsor, Rumpun Bambu Timbun Jalan, Lintas Sumatera Sempat Lumpuh

Longsor, Rumpun Bambu Timbun Jalan, Lintas Sumatera Sempat Lumpuh
Antrian kendaraan yang terjebak macet akibat longsor di Jalinsum Kenagarian Sinyamu, Kecamatan Tanjung Gadang, Minggu (9/12). Kini kondisi Jalinsum bisa bisa kembali dilalui kendaraan. (foto: ogi sunabdar/harianhaluan.com)
Minggu, 08 Desember 2019 19:05 WIB
SIJUNJUNG - Hujan deras yang mengguyur sejak dinihari Minggu (8/12/2019) menyebabkan longsor di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Kenagarian Sinyamu, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar).

Seperti dilansir laman harianhaluan.com, akibat longsor yang membawa material tanah dan satu rumpun bambu besar tersebut membuat kemacetan kendaraan sepanjang 2-3 kilometer di jalan lintas tengah Sumatera tersebut.

Menanggapi laporan adanya bencana tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung beserta aparat kepolisian Sektor Tanjung Gadang, TNI dibantu dengan warga langsung terjun ke lokasi dan melakukan pembersihan material longsor agar arus lalulintas kembali lancar.

"Alhamdulilah, personil TRC BPBD dibantu personil kepolisian Sektor Tanjung Gadang, aparat TNI yang terjun ke lokasi longsor serta dibantu warga selama kurang lebih 40 menit berhasil membersihkan Jalinsum dari material longsor, sehingga arus lalulintas kembali lancar, meskipun sempat menimbulkan kemacetan dua hingga tiga kilometer antrian kendaraan dan kini sudah bisa dilewati," ujar Kepala BPBD Sijunjung Hardiwan SP didampingi Kapolsek Tanjung Gadang Iptu Syafrijal Namun dan Danramil Tanjung Gadang.

Hardiwan menjelaskan, longsor di Kecamatan Tanjung Gadang tersebut disebabkan curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari belakangan ini.

"Curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini, selain menyebabkan longsor di Kecamatan Tanjung Gadang, juga menyebabkan banjir di Kenagarian Kubangan Parit Rantang dan menggenangi rumah warga, namun tidak ada korban jiwa," katanya.

Pihaknya mengimbau agar warga dan pengendara tetap berhati-hari dan waspada saat melintas di kawasan yang rawan longsor seperti perbukitan ataupun bantaran sungai sebab bencana bisa datang kapan saja mengingat situasi dan kondisi cuaca saat ini.

“Utamakan waspada dan keselamatan akan bencana alam yang suatu saat mengancam kita, mengingat situasi dan kondisi cuaca saat ini,” tegasnya. (h/ogi/hln)

Editor : arie rh
Sumber : harianhaluan.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Sijunjung

Loading...
www www