Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Politik
19 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
2
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
12 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
9 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
GoNews Group
19 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
5
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
Politik
19 jam yang lalu
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
6
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
GoNews Group
18 jam yang lalu
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Buruh Bangunan Tewas Ditikam Mandornya

Buruh Bangunan Tewas Ditikam Mandornya
Ilustrasi: Thinkstock
Kamis, 05 Desember 2019 14:55 WIB
MAKASSAR- Seorang buruh bangunan di Makassar, Sulsel, berinisial TM (19) tewas ditikam oleh pengawas proyek atau bosnya sendiri. Korban meregang nyawa meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Korban meninggal di rumah sakit (RSUP Wahidin) sekitar pukul 13.00 Wita," ujar Kapolsek Tamalanrea, Kompol Syamsul Bakhtiar saat dimintai konfirmasi, Rabu (4/12/2019).

Penikaman terjadi saat pelaku, Nasir (38) mendatangi korban dan sejumlah buruh bangunan lainnya di areal proyek gedung asrama mahasiswa, Universitas Islam Makassar (UIM), Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, sekitar pukul 12.30 Wita.

"Pelaku masuk membangunkan para pekerja yang sementara istirahat, kemudian (para pekerja) bangun semua, duduk sejenak, dan pelaku mencabut badiknya dan menikam korban," ujar Syamsul.

Pelaku disebut polisi menikam korban dua kali di area vital. Aksi pelaku diduga polisi karena dendam.

"Ada pertengkaran mulut (korban dan pelaku) sebelumnya, itu hari Senin (2/12/2019). Cekcok, karena habis bahan (bahan-bangunan)," ujar Syamsul.

Pelaku setelah menikam korban, langsung melarikan diri. "Masih kita kejar," katanya.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Sumber : detik.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum

Loading...
www www