Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur 'Anu Gede'
Hukum
13 jam yang lalu
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur Anu Gede
2
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Politik
18 jam yang lalu
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
3
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
Politik
19 jam yang lalu
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
4
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
GoNews Group
21 jam yang lalu
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
5
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
16 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
6
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
Pendidikan
22 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Tak Ada Perubahan Sejak Zaman Belanda, Stasiun Kereta Api Pariaman akan Dikembangkan, Sejumlah Kios Ditertibkan

Tak Ada Perubahan Sejak Zaman Belanda, Stasiun Kereta Api Pariaman akan Dikembangkan, Sejumlah Kios Ditertibkan
Sejumlah kios di sekitar stasiun kereta api Pariaman ditertibkan karena stasiun tersebut akan dikembangkan. (foto: Peri/Covesia.com)
Selasa, 03 Desember 2019 19:35 WIB
PARIAMAN - Guna melakukan pengembangan dan penataan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumbar menertibkan delapan kios warga yang berdiri di atas PT KAI di sekitar stasiun kereta api Kota Pariaman.

"Penertiban ini, untuk mendukung rencana pengembangan atau renovasi bangunan di stasiun Kota Pariaman ini," kata Manager Penjagaan Aset dan Komersial Non Angkutan PT KAI Divre II Sumbar, Indra Diva, saat penertiban di Pariaman, Selasa (3/12/2019) seperti dikutip dari laman Covesia.com.

Lanjut Indra Diva, hal itu demi meningkatan pelayanan kepada penumpang kereta api. Karena stasiun di Kota Pariaman ini belum ada pengembangan sejak zaman Belanda hingga sekarang.

"Sehingga fasilitas di stasiun Kota Pariaman ini tidak lengkap, mulai dari mushala yang tidak ada, ruang menyusui, hingga ruang kepala stasiun. Maka stasiun tersebut tidak memenuhi syarat pelayanan yang telah ditetapkan," ucapnya.

Dikatakan Indra Diva, pembangunan direncanakan akan dimulai pelaksanaannya minggu kedua bulan ini.

"Untuk sejumlah kios yang ditertibkan itu, selama inikan disewakan, tapi sekitar enam bulan yang lalu kontraknya sudah kami putus," jelasnya.

Kemudian kata Indra Diva, untuk pemberitahuan terkait pembangunan tersebut dilakukan pihaknya sejak tiga bulan lalu kepada penyewa lahan milik KAI di daerah itu. Bahkan sudah memberikan uang untuk biaya pembongkaran.

"Sebenarnya yang membongkar kios tersebut hendaknya penyewa, karena kami telah memberikan uang bongkarnya. Jadi kami toleransi saja, maka kami membantu untuk membongkar," katanya. (cvs)

Editor : arie rh
Sumber : covesia.com
Kategori : GoNews Group, Umum, Sumatera Barat, Pariaman

Loading...
www www