Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Politik
12 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
13 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Sumatera Barat untuk Pertama Kali Tanpa Penambahan Kasus Covid-19
Sumatera Barat
14 jam yang lalu
Sumatera Barat untuk Pertama Kali Tanpa Penambahan Kasus Covid-19
4
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
Politik
12 jam yang lalu
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
5
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Sumatera Barat
16 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
6
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
Hukum
11 jam yang lalu
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
SEA Games XXX Filipina 2019

Ini Permintaan Ayah Edgar Xavier Sebelum Meninggal

Ini Permintaan Ayah Edgar Xavier Sebelum Meninggal
Selasa, 03 Desember 2019 17:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MANILA - Ternyata Edgar Xavier Marvelo sempat berbicara dengan ayahnya, Lo Tjhiang Meng (Ameng) sebelum wafat Selasa, 3 Desember 2019 pukul 01.00 WIB. Dia diminta untuk tidak meninggalkan olahraga wushu dan terus berlatih untuk meraih prestasi terbaik.

"Ya, saya memang sempat berbicara dengan papa sebelum alat bantu medisnya dicabut. Dan, papa berpesan agar saya tidak meninggalkan wushu dan tampil lebih baik lagi untuk bisa meraih emas pada SEA Games Filipina 2019," kata Edgar Xavier Marvelo sembari menahan isak tangis keoada wartawan usai acara pengalungan medali di Hall A World Trade Centre (WTC) Manila, Filipina, Selasa (3/12/2019).

Ya, Edgar memang sangat dekat dengan kedua orang tuanya. Terakhir, sang ayah sempat menyaksikannya saat tampil mempersembahkan 3 medali emas pada Kejuaraan Dunia Wushu di China 2019. "Papa dan mama memang sengaja datang ke China untuk memberikan dukungan kepada saya," kata Edgar sembari mengungkap ayahnya mengidap penyakit jantung.

Edgar Xavier memang cukup tegar. Dia mampu menampilkan yang terbaik pada saat kehilangan ayahnya. Berkat penampilannya yang apik itu, Tim Wushu Indonesia mampu memenuhi target 2 emas dari nomor Taulo.

"Ya, kita tidak tidur sampai pukul 06.00 pagi sebelum mengambil keputusan untuk memberitahukan kabar duka tersebut. Saat itu, kita terus memberikan pengertian dan memintanya untuk meluapkan kesedihan sebelum tampil. Akhirnya, Edgar sempat mau menumpahkan kesedihan selama setengah jam sebelum pertandingan. Alhamdulilah dia tegar dan mampu mengatasi kesedihan sehingga tidak mengganggu penampilannya," kata pelatih kepala Tim Wushu Indonesia, Novita. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www