Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
6 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
2
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
7 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
3
Senator Sambut Baik Penerapan Akses Terbatas dan 'Paperless' di Kompleks DPR
GoNews Group
23 jam yang lalu
Senator Sambut Baik Penerapan Akses Terbatas dan Paperless di Kompleks DPR
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
8 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
7 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
6
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
Lingkungan
6 jam yang lalu
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Bukan Bom, Ledakan di Monas Bersumber dari Granat Asap, Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Bukan Bom, Ledakan di Monas Bersumber dari Granat Asap, Polisi Lanjutkan Penyelidikan
Ilustrasi Granat Asap: alamy.com
Selasa, 03 Desember 2019 13:02 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan ledakan di Monas bersumber dari granat asap.

"Ini granat asap yang meledak. Barangnya dari mana, sedang kami dalami," kata Gatot kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).

Ia menjelaskan, granat asap bisa dimiliki pasukan pengendalian massa (Dalmas) Polri, yang biasa dijadikan kelengkapan dalam giat pengamanan aksi massa.

Untuk granat asap yang meledak di Monas ini, kata Gatot, "kami belum tahu ini asalnya dari mana, kami akan dalami nanti,".

Sementara itu, kedua korban dari ledakan yang terjadi Senin (3/12/2019) pagi tadi itu, yakni Serka Fajar Arisworo dan Praka Gunawan Yusuf masih dalam penanganan medis.

Serka Fajar Arisworo dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena luka yang cukup berat. Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono menyatakan, "kemungkinan tangan kirinya agak parah karena pada saat memegang granat asap menggunakan tangan kiri Kondisi sekarang sadar,".***


Loading...
www www