Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Politik
24 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
Politik
24 jam yang lalu
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
3
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
Hukum
23 jam yang lalu
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
4
Bamsoet: Presiden Jokowi Akan Hadir Secara Fisik Dalam Sidang Tahunan MPR
Politik
22 jam yang lalu
Bamsoet: Presiden Jokowi Akan Hadir Secara Fisik Dalam Sidang Tahunan MPR
5
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
GoNews Group
8 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
6
Anthony Tanpa Kesulitan, Firman Mundur
GoNews Group
22 jam yang lalu
Anthony Tanpa Kesulitan, Firman Mundur
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Empat Kecamatan di Solok Selatan Terendam Banjir, 1 Rumah Hanyut

Empat Kecamatan di Solok Selatan Terendam Banjir, 1 Rumah Hanyut
Ilustrasi banjir. (int)
Sabtu, 23 November 2019 20:30 WIB
PADANG ARO - Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (22/11) sore hingga malam menyebabkan empat kecamatan di Solok Selatan, Sumatera Barat, terendam banjir.

Dikutip dari republika.co.id, keempat kecamatan yang terendam banjir tersebut adalah Kecamatan Sangir, Koto Parik Gadang Di Ateh, Sungai Pagu dan Pauh Duo.

Di Kecamatan Sangir, banjir merendam Nagari Lubuk Gadang Barat dan Nagari Lubuk Gadang Selatan.

Di Kecamatan Koto Parik Gadang Di Ateh, banjir merendam Nagari Pakan Rabaa.

Banjir di Kecamatan Sungai Pagu merendam Nagari Pasar Muara Labuh, Nagari Pasir Talang, Nagari Pasir Talang Selatan, Nagari Koto Baru dan Nagari Bomas.

Sedangkan di Kecamatan Pauh Duo, banjir merendam Nagari Luak Kapau dan Karang Putiah. Satu rumah hanyut di Karang Putiah

''Empat kecamatan terendam banjir. Yang paling parah di Nagari Koto Parik Gadang dan Nagari Sungai Pagu,'' kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Solok Selatan Firdaus Firman kepada republika, Sabtu (23/11).

Firdaus menyebutkan warga yang terdampak banjir ini sebanyak 5.932 jiwa dari 1.103 kepala keluarga. Kemudian banjir ini mengakibatkan dua jembatan rusak parah di Sungai Pangkua dan Pasir Talang. Dua jembatan ini diketahui sarana utama masyarakat setempat melakukan aktivitas.

''Sementara dua jembatan tersebut hanya bisa dilewati pejalan kaki,'' ujar Firdaus.

Hujan deras memang merata mengguyur Sumatera Barat dalam empat hari terakhir. Sebelumnya pada Kamis (20/11) lalu, hujan deras menyebabkan bencana banjir bandang di Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Pemkab Agam telah menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 15 hari terhitung sejak Kamis (21/11).***

Editor : hasan b
Sumber : republika.co.id
Kategori : Peristiwa, Umum

Loading...
www www