Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
20 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
20 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
12 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
4
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
13 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
5
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
12 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
6
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
17 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Letusan Kolom Capai 1 KM, Gunung Merapi Berstatus Waspada

Letusan Kolom Capai 1 KM, Gunung Merapi Berstatus Waspada
Minggu, 17 November 2019 12:13 WIB
YOGYAKARTA - Gunung Merapi meletus pada siang hari ini. Tinggi kolom letusan Gunung Merapi mencapai kurang lebih 1.000 meter atau 1 km.

"Teramati kolom letusan setinggi ±1000 m," demikian informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi lewat akun Twitter resmi @BPPTKG, Minggu (17/11/2019).

Angin terpantau bertiup ke arah barat.

Letusan ini terjadi pada pukul 10/46 WIB. Letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo max 70 mm.

"Durasi 155 detik," imbuh BPPTKG.

Status Gunung Merapi hingga saat ini Waspada sejak 21 Mei 2018.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : detik.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan

Loading...
www www