Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
Politik
18 jam yang lalu
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
2
Longsor Terjang 5 Rumah dan 1 Musala di Sumbar, Juga Putuskan Jalan Provinsi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Longsor Terjang 5 Rumah dan 1 Musala di Sumbar, Juga Putuskan Jalan Provinsi
3
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
Peristiwa
21 jam yang lalu
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
4
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Kesehatan
23 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
5
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
Pemerintahan
19 jam yang lalu
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
6
Balita Usia 1,5 Tahun di Pekanbaru Ditenggelamkan, Kepalanya Dibenturkan ke Dinding Lalu Diinjak Oleh Ayah Tiri Hingga Tewas
Peristiwa
21 jam yang lalu
Balita Usia 1,5 Tahun di Pekanbaru Ditenggelamkan, Kepalanya Dibenturkan ke Dinding Lalu Diinjak Oleh Ayah Tiri Hingga Tewas
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

BMKG Belum Cabut Status Peringatan Tsunami Akibat Gempa Maluku

BMKG Belum Cabut Status Peringatan Tsunami Akibat Gempa Maluku
Ilustrasi. (net)
Jum'at, 15 November 2019 01:42 WIB
JAKARTA - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga Jumat dinihari pukul 01.08 WIB belum mencabut status potensi tsunami pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara pada Kamis malam sekitar pukul 23.17 WIB.

Gempa tersebut dirasakan di sejumlah daerah seperti Halmahera (Maluku Utara), Kota Bitung (Sulut), dan Kota Ternate (Malut).

BMKG awalnya melaporkan gempa terjadi dengan magnitudo 7,4. Kemudian BMKG memutakhirkan bahwa gempa terjadi dengan magnitudo 7,1.

Gempa dirasakan dalam skala IV-V MMI yang artinya gempa dirasakan banyak. Lokasi pusat gempa ini berada di koordinat 1,67 Lintang Utara dan 126,39 Bujur Timur. Pusat gempa ini berlokasi di 137 km barat laut Jailolo, Malut dengan kedalaman 73 km.

BMKG pun mengingatkan ada pemerintah daerah dan masyarakat di tiga daerah yang berpotensi tsunami, yakni Halmahera, Kota Bitung, dan Kota Ternate karena berstatus waspada.

Namun, pada pukul 23.33 WIB, BMKG mencabut status waspada di Kota Halmahera dan Kota Ternate.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : antara
Kategori : GoNews Group, Umum, Peristiwa

Loading...
www www