Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
17 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
13 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
17 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
6
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Agam
18 jam yang lalu
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Wahai Para Istri, Ingin Karier Suami Sukses, Ajaklah Berhubungan Seminggu 3 Kali

Wahai Para Istri, Ingin Karier Suami Sukses, Ajaklah Berhubungan Seminggu 3 Kali
Ilustrasi.(net)
Kamis, 14 November 2019 17:53 WIB
SEBUAHpenelitian yang mengungkapkan bahwa berhubungan suami-istri 3 kali seminggu bisa membantu orang mengamankan karir di tempat kerja.

Anda tentu terkejut saat membacanya, bukan? Anda pasti sedang bertanya-tanya apa hubungan antara seks dan pekerjaan?

Studi yang dilakukan di Inggris ini menggunakan data dari 7.500 pekerja asal Yunani.

Pemimpin studi, Dr Nick Drydakis, mengatakan kepada Metro.co.uk (20/4). "Teori Hirarki Kebutuhan Maslow mengklaim bahwa individu yang lebih bahagia dan puas pada hidupnya, menjadi lebih produktif dan sukses dalam pekerjaan, yang diterjemahkan dengan upah yang lebih tinggi."

Studi ini menyimpulkan seseorang perlu untuk dicintai dan mencintai, baik secara seksual atau non-seksual oleh orang lain.

Dr Nick menambahkan bahwa bila tidak adanya unsur-unsur itu, seseorang mungkin jadi lebih rentan terhadap kesepian, kecemasan sosial dan depresi - semua faktor yang dapat mempengaruhi karir seseorang.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : GoNews Group, Umum, Peristiwa

Loading...
www www