Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
12 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
2
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
Politik
13 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
3
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
12 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
4
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
13 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
5
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
12 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
6
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
12 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Ritme Permainan Tira Persikabo Harus Dibangun Ulang

Ritme Permainan Tira Persikabo Harus Dibangun Ulang
Kamis, 14 November 2019 23:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan menyebut dirinya harus membangun ulang ritme permainan timnya setelah terakhir menjamu Persebaya Surabaya pada lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019. Hal itu tak lepas datangnya jeda internasional, sehingga membuat Laskar Padjajaran ditinggal pemain.

Tercatat ada tiga pemain yang dipanggil tim nasional. Mereka adalah Khursed Beknazarov (Tajikistan), Abduh Lestaluhu, dan Osas Saha (Indonesia). Sementara Andy Setyo dan Rifad Marasabessy lebih dulu meninggalkan tim untuk pemusatan latihan timnas U-23.

"Masalahnya ketika sudah mulai menemukan ritme permainan kita lagi-lagi harus kehilangan pemain seperti Rifad Marasabessy, Andy Setyo, Abduh Lestaluhu, Osas Saha, Khurshed Beknazarov mereka dipanggil timnas. Kita harus kembali mencari ritme, semoga anak-anak tidak lelah," jelas Rahmad.

Dalam laga imbang 2-2 melawan Persebaya, pelatih yang akrab disapa RD itu menilai penampilan Laskar Padjajaran sudah mengarah ke sisi positif. Ia juga mengaku tak bisa menyalahkan kegagalan eksekusi penalti yang dilakukan Osas pada babak kedua.

"Yang pasti evaluasi kemarin, sebenarnya kita jauh lebih membaik. Artinya bisa mengubah kondisi dari yang babak pertama main jelek dan babak kedua kita tampil bagus," ujar RD.

"Untuk penendang penalti sebenarnya sudah kita pilih untuk eksekutornya. Tapi kadang penalti itu di luar suasana saat latihan, jadi kita tidak bisa pastikan kalau di latihan bagus dan pertandingan belum tentu," tukasnya. ***


wwwwww