Home  /  Berita  /  Peristiwa

Serang Polisi Pakai Ketapel Panah, Terduga Teroris di Siak Ditembak

Serang Polisi Pakai Ketapel Panah, Terduga Teroris di Siak Ditembak
Ilustrasi. (int)
Rabu, 13 November 2019 17:44 WIB
PEKANBARU - Salah satu terduga teroris menyerang tim Densus 88 Anti Teror dengan ketapel panah saat proses penangkapan di Kabupaten Siak. Akibatnya, pelaku itu ditembak.

"Satu orang pelaku yang menyerang anggota dengan ketapel panah saat penangkapan dan ditembak. Saat ini dirawat di Rumah Sakit dalam keadaan stabil dan hidup," ujar Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi kepada GoRiau.com Rabu (13/11/2019).

Agung tak merinci siapa nama pelaku yang ditembak tersebut. Namun dia memastikan, pelaku yang ditembak merupakan satu dari 5 orang terduga teroris yang ditangkap di Riau.

Agung menyebutkan, penangkapan dilakukan sejak Sabtu (9/11), sampai beberapa hari selanjutnya. Ada 3 kabupaten yang didatangi tim densus dan Polda Riau.

"Operasi Densus 88 dan Polda Riau mengamankan 5 orang diduga teroris di Kampar, Pekanbaru dan Siak sejak Sabtu," kata Agung.

Menurut informasi dari masyarakat, rumah yang didatangi aparat kepolisian itu adalah milik warga inisial Ed. Rumah tersebut ditempati oleh warga pendatang.

Di Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, tim Densus 88 menemukan gubuk sebagai tempat latihan memanah. Tim juga menemukan lobang di bawah tanah tempat terduga teroris latihan.

‎Salah satu pelaku yang ditangkap menyiapkan tempat tinggal, lokasi Uzlah (menenangkan diri) dan lokasi idad atau tempat latihan di Riau.

Barang bukti di pondok ada ketapel dan busur 15 buah. 3 buah paralon ukuran 3 inchi panjang 1 meter. 1 gergaji kayu, pisau sadap getah. 1 pusuk senjata air softgun silver, kain warna hitam tulisan ISIS pengikat kepala. Golok, gunting, sepeda motor Yamaha Vega.

Untuk barang bukti di rumah WN ditemukan 8 tabung gas kecil untuk air softgun telah terpakai. 1 busur panah dan 1 anak panah, kotak sepatu Delta force dibaliknya ada tulisan Daulah Islamiyah Baqiah serta Handphone. Para pelaku diduga jaringan kelompok JAD berafiliasi dengan ISIS. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Peristiwa, Hukum
GoSumbar.com NasDem Dorong Perpres Pelibatan ASN dalam Penanggulangan Terorisme
GoSumbar.com Pemerintah Didesak Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris
GoSumbar.com Kasus Kotak Amal, Lisda: Teroris Cermat Manfaatkan Kelengahan, Kami akan Evaluasi di Komisi
GoSumbar.com Evaluasi Operasi Tinombala Mengemuka sebagai Respons Insiden Pembunuhan Keji di Sigi
GoSumbar.com TNI Terjunkan Pasukan Khusus, Buru Kelompok MIT Ali Kalora di Sigi dan Poso
GoSumbar.com Bawa 20 Kg Narkoba, Tiga Kurir di Bengkalis Ditangkap, Satu Ditembak Mati
GoSumbar.com Lagi, Densus 88 Tangkap 6 Terduga Teroris di Sumbar, Lampung dan Batam
GoSumbar.com Makin Masif, Hanya Satu Bulan, Lebih dari Satu Kuintal Sabu Diamankan Polisi di Riau
GoSumbar.com TB Hasanuddin Ingin Operasi Penangkalan Terorisme Dikonsultasikan ke DPR
GoSumbar.com Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
GoSumbar.com Rencana Penghapusan Sudan dari Daftar Penyokong Terorisme, Proyeksikan Hubungan Baik dengan Israel
GoSumbar.com Perwira Polisi yang Bawa 16 Kg Sabu Dipecat, Kapolda Riau: Dia Pengkhianat Bangsa
GoSumbar.com Ditembak di Lengan dan Punggung, Begini Kronologis Penangkapan Oknum Perwira Polisi Polda Riau
GoSumbar.com Diduga Satu Kurir Narkoba yang Terlibat Kejar-kejaran di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru adalah Oknum Perwira Polisi
GoSumbar.com Aksi Kejar-kejaran Polisi dan Kurir Narkoba di Pekanbaru Hebohkan Warga, Dua Orang Dirawat di IGD
GoSumbar.com Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
GoSumbar.com Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
GoSumbar.com Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
wwwwww