Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
GoNews Group
23 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
2
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
4 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
3
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
GoNews Group
20 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
4
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
Politik
22 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
GoNews Group
24 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Kata Tetangga, Pelaku Bom Bunuh Diri Panggilannya Dedek, Lajang, Driver Ojol

Kata Tetangga, Pelaku Bom Bunuh Diri Panggilannya Dedek, Lajang, Driver Ojol
Rabu, 13 November 2019 14:22 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Rumah keluarga RMN, terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, pada Rabu, 13 November 2019, digeledah polisi. Warga berkerumun di sekitar lokasi.

Tetangga biasa menyapa RMN dengan nama panggilan, 'Dekek'. Dedek, dikenal sebagai driver ojek online.

"Lajangnya dia tinggal di sini. Aktivitas dia biasa saja di rumah. Yang saya tahu kalau keluar dia sering ke masjid, karena dia anak remaja masjid," ujar tetangga Dedek, Erni saat ditemui wartawan di Jl. Jangka, Medan, Rabu, 13 November 2019.

Sementara Itu, GoNews Grup belum menerima konfirmasi spesifik dari perusahaan yang dikenal sebagai brand-brand Ojek online, terkait kemitraan RMN alias Dedek.

Tapi Gojek, salah satu brand tersebut menyatakan, tidak dapat berkomentar terkait atribut terduga pelaku.

"Gojek akan memberikan dukungan penuh upaya pihak berwajib dalam menjaga keamanan masyarakat," kutipan keterangan tertulis VP Corporate Communications Gojek, Kristy Nelwan, yang disampaikan Rindu Radila hari ini.

Seperti diketahui, Bom bunuh diri meledak sekitar pukul 08.45 WIB di Mapolrestabes Medan. Terduga Pelaku yang sebagian tubuhnya hancur itu, diketahui mengenakan atribut Ojol dan mengaku ingin mengurus SKCK.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan ledakan mengakibatkan 4 polisi terluka, satu orang pekerja harian lepas dan satu orang warga.

Empat kendaraan di halaman parkir Polrestabes Medan juga rusak yakni 3 kendaraan dinas dan satu kendaraan pribadi.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum

Loading...
www www