Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
22 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
2
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
3
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
14 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
4
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
16 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
5
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
GoNews Group
18 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
6
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
20 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Loading...
Home  /   Berita  /   Ekonomi

Amblasnya Jalan Nasional Pusako - Buton di Riau Rugikan Negara 200 Barel Per Hari

Amblasnya Jalan Nasional Pusako - Buton di Riau Rugikan Negara 200 Barel Per Hari
Foto ilustrasi.
Minggu, 10 November 2019 12:51 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Jalan Nasional Pusako - Buton di Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Rabu (6/11/2010) ternyata membuat negara mengalami kerugian produksi minyak sebanyak 200 barel per harinya. Kerugian ini tidak hanya dirasakan oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Siak, tapi negara Indonesia.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan kepada GoRiau.com, bahwa amblasnya Jalan Nasional Pusako - Buton berdampak pada operasional Badan Operasi Bersama (BOB) - PT Bumi Siak Pusako (BSP) Pertamina Hulu.

"Pipa minyak yang ada dekat badan jalan tersebut bengkok, dikarenakan kedudukannya ikut turun ke bawah. Akibatnya, beberapa pompa sumur di wilayah Buton dimatikan," kata Syamsuar, Minggu (10/11/2019).

Kerugian negara sekitar 200 barel per hari, dibenarkan Direktur Utama PT BSP, Iskandar saat dihubungi GoRiau.com. Sumur minyak yang ada di wilayah Buton dimatikan, sebab tidak bisa mengalirkan minyak dari sumur ke penampungan di GS (Gathering Station) Pusako

"GS Pusako lokasinya tidak jauh dari lokasi jalan yang amblas. Karena pipanya bengkok dan untuk keamanan, makanya sumur minyak di Buton kita matikan sementara hingga perbaikan selesai," ungkap Iskandar.

Kerugian negara atas bencana alam ini, diharapkan bisa segera diatasi. "Semoga operasional di wilayah Buton kembali normal," jelas Iskandar. ***


Loading...
www www