PB WI Apresiasi Kebijakan Menpora Berikan Bonus Peraih Medali Kejuaran Dunia

PB WI Apresiasi Kebijakan Menpora Berikan Bonus Peraih Medali Kejuaran Dunia
Sekjen PB WI, Ngatino bersama atlet wushu peraih medali emas di Kejuaran Dunia Wushu 2019
Kamis, 07 November 2019 22:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) mengapresiasi kebijakan Menpoa Zainudin Amali yang memberikan bonus kepada atlet peraih medali pada Kejuaraan Dunia Wushu 2019.

"PB WI mengapresiasi langkah pak Zainudin Amali yang memberikan bonus kepada atlet wushu yang meraih medali bukan hanya di ajang multi event tetapi juga atlet berpresasi di Kejuaraan Dunia Wushu 2019. Dan, kami berharap kebijakan pemberian bonus terhadap atlet berprestasi dunia ini terus dilanjutkan," kata Sekjen PB WI, Ngatino di Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

Pemberian bonus itu, kata Ngatino, merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap atlet yang telah mengorbankan waktunya berlatih demi mengejar prestasi di dunia olahraga. "Bonus itu bisa memotivasi atlet untuk bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi," tambahnya.

Tim Wushu Indonesia mendapat bonus sebesar Rp 726 juta atas prestasinya meraih tiga emas dan satu perunggu dalam Kejuaraan Dunia Wushu ke-15 2019 di Shanghai, Tiongkok. Ketiga medali emas disumbangkan Edgar Xavier di nomor perorangan dan beregu bersama Seraf Naro Siregar dan Haris Horatius yang juga meraih perunggu.

Sebelumnya, Menpora, Zainudin Amali memberikan bonus kepada para atlet dari beberapa cabang olahraga yang berhasil meraih gelar juara dan medali emas dalam kejuaraan dunia yang berlangsung pada 2019.

"Jangan kuatir, pemerintah pasti akan hadir dengan memberi perhatian dan apresiasi berupa bonus kepada para atlet dan pelatih berprestasi. Harap dimaklumi kalau baru segitu besarannya karena pemerintah juga memiliki keterbatasan. Tetapi pemerintah akan terus berupaya agar jumlah bonus bagi para atlet dan pelatih berprestaai dapat ditingkatkan nilainya," katanya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www