Fraksi PAN Kritisi Pemkab Pasaman Barat Terkait KUA PPAS 2020

Fraksi PAN Kritisi Pemkab Pasaman Barat Terkait KUA PPAS 2020
Ketua Fraksi PAN DPRD Pasbar, Drs H Baharuddin R MM (baju putih).
Kamis, 07 November 2019 22:05 WIB
Penulis: Rio Nasution
PASBAR- Fraksi Pantai Amanat Nasional ( PAN) DPRD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengkritiki Pemerintah Daerah Kabupaten Pasbar atas jawaban Bupati terhadap KUA PPAS dalam rapat paripurna ke 8 masa sidang pertama tahun anggaran 2020, Senin (04/11/2019) di ruang sidang DPRD Pasbar.
 

Ketua Fraksi PAN DPRD Pasbar, Drs H Baharuddin R MM usai melakukan sidang menjelaskan apa itu KUA PPAS. KUA PPAS adalah Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara dan Anggaran Pendapata dan Belanja Daerah.

"Selama ini dalam KUA PPAS syarat dengan puji-pujian dan manut-manut saja. Kali ini Fraksi PAN mencoba hal yang berbeda untuk memberi kritikan padeh terhadap Pemerintah Daerah Pasbar," kata Baharuddin.

Sebab, lanjut mantan Bupati Pasbar itu, KUA PPAS ini akan menjadi sebuah APBD yang tentunya akan berpengaruh terhadap aspek sosial, politik, eknomi, pembangunan, budaya, agama dan aspek lainnya sehingga perlu dibahas dan disampaikan masalah-masalah yang saat ini.

Menurutnya, ada beberapa masalah yang harus menjadi perhatian pemerintah ke depan. Seperti belum adanya porsi yang jelas tentang keseimbangan pemerataan anggaran sesuai kebutuhan masing-masing kecamatan.

"Ini kita sampaikan untuk menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan anggaran nantinya, karena selama ini pembangunan seolah dinikmati oleh beberapa orang yang mempengaruhi anggaran itu sendiri," katanya.

Tentunya, ini kita sampaikan dengan sangat beralasan, karena beberapa kecamatan yang ada di Pasbar sudah bergelimang aspal hotmix. Sementara masih banyak daerah di Pasbar yang bergelimang lumpur seperti, Rura Patontang, dan daerah pinggir pantai seperti, Maligi, Mandiangin, Sikilang, Sikabau, Katiagan, Mandiangin.

Disamping itu, Fraksi PAN juga tidak melihat adanya potensi pendapatan yang mendukung anggaran daerah dari PDAM.

Selain itu, Fraksi PAN juga sangat prihatin atas ketidak berhasilan Pasbar dalam kegiatan MTQ tingkat Sumbar yang hanya menduduki rangking terbawah dari 19 kabupaten dan kota.

Kemudian, ada sejumlah ASN yang memiliki potensi, namun harus menangggung resiko akibat politik Pilkada yang dijadikan arena balas dendam yang seharusnya tidak terjadi.

Terakhir, Fraksi PAN juga menyinggung terkait tentang Pelabuhan Teluk Tapang, Bandara Pusako Anak Nagari dan Jalan Tonang Talu yang seolah diabaikan oleh pemerintah daerah. Padahal itu bila ditinjau dari aspek ekonomi sangat menguntungkan bagi masyarakat Pasbar.

"Fraksi PAN juga sangat berterima kasih kepada Bupati yang baru, yang telah memperlihatkan kinerjanya dengan baik, dan kami yakin ditangannya Pasbar kedepan akan lebih baik dari sebelumnya," sebut mantan Bupati yang terkenal dengan ketegasannya itu. (rio)


Loading...
www www