Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
Nasional
14 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
2
Gelombang 2 TKA China Tiba di Sultra, Massa Aksi Dipukul Mundur Polisi
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Gelombang 2 TKA China Tiba di Sultra, Massa Aksi Dipukul Mundur Polisi
3
Tuduh Santri Calon Teroris, Pimpinan Ponpes Daarul Ilmi Tuntut Denny Siregar Dipenjarakan
Hukum
21 jam yang lalu
Tuduh Santri Calon Teroris, Pimpinan Ponpes Daarul Ilmi Tuntut Denny Siregar Dipenjarakan
4
Sebagai Negara Kepulauan Terbesar Dunia, Nelayan Indonesia Harus jadi Profesi yang Menjanjikan
Politik
20 jam yang lalu
Sebagai Negara Kepulauan Terbesar Dunia, Nelayan Indonesia Harus jadi Profesi yang Menjanjikan
5
Aneksasi Tepi Barat Palestina, PKS: Ini Kejahatan Perang yang Nyata
Internasional
21 jam yang lalu
Aneksasi Tepi Barat Palestina, PKS: Ini Kejahatan Perang yang Nyata
6
Tokoh Muda Kampar Ini Sukses Berkarier di Kejari Tanjung Jabung Jambi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Tokoh Muda Kampar Ini Sukses Berkarier di Kejari Tanjung Jabung Jambi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Panas di Bekasi Bisa Buat Goreng Kerupuk, Bukan Lebay, Ini Penjelasan LIPI...

Panas di Bekasi Bisa Buat Goreng Kerupuk, Bukan Lebay, Ini Penjelasan LIPI...
Panas di Bekasi Bisa Buat Goreng Kerupuk. (Istimewa)
Kamis, 31 Oktober 2019 14:47 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Seorang wanita yang dikenal bernama Lastri Lestari, menggunggah video dirinya tengah menggoreng kerupuk menggunakan wajan, tanpa kompor di Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Aksi dalam video yang viral 2 hari lalu itu, disebut LIPI memang ilmiah.

Kepala Pusat Penelitian Fisika LIPI, Dr. Rike Yudianti, mengatakan, "hal itu mungkin saja terjadi,".

"Ini seperti mengkonversi energi matahari,” tutur Rike, Rabu (30/10/2019).

Mengingat bahwa wajan yang digunakan Lastri sudah dijemur sekira 6 jam di bawah sinar matahari, maka sangat masuk akal panas terkonduksi dengan baik pada minyak goreng.

"Kuncinya di sini adalah wajan tersebut ditaruh di aspal, di bawah matahari, dalam jangka waktu yang lama yaitu dari jam 9 sampai jam 3,” paparnya.

Terlebih wajan tersebut berbahan aluminium. Rike menjelaskan, almunimium memang "jenis logam penghantar panas yang baik setelah tembaga,".

Sebelumnya, viralnya dijagat maya, aksi Lastri menggoreng kerupuk menggunakan wajan aluminium yang diletakkan di permukaan jalan aspal. Sebelum dituangi minyak goreng, wajan tersebut dibiarkan "berjemur" di bawah sinar matahari sejak ± pukul 21.00 WIB s/d ± pukul 15.00 WIB.

Momentum aksi iseng namun ilmiah itu, menjadi perhatian khalayak di tengah suhu udara di DKI Jakarta dan sekitarnya, termasuk Bekasi, yang terbilang sangat panas dalam beberapa hari belakangan.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan

Loading...
www www