Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
GoNews Group
13 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
2
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
3
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
Ekonomi
19 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
4
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
GoNews Group
19 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
5
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
7 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
6
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
GoNews Group
19 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Isu Ini Masuk dalam Soal Tes Wawasan Kebangsaan Seleksi CPNS 2019

Isu Ini Masuk dalam Soal Tes Wawasan Kebangsaan Seleksi CPNS 2019
Ilustrasi tes CPNS. (dok)
Kamis, 31 Oktober 2019 10:14 WIB
JAKARTA - Isu radikalisme akan masuk dalam soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) seleksi calon pegawai negeri sipi (CPNS) tahun 2019.

Informasi itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Bima Haria Wibisana. Namun, kata Bima, soal terkait radikalisme untuk TWK tersebut tidak signifikan.

''Akan ada soal seperti itu tapi tidak signifikan. Jadi ini untuk soal-soal TWK, soal-soal tes intelegensia umum, masih standar,'' kata Bima di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019), seperti dikutip dari kompas.com.

Ia pun mengakui bahwa BKN sudah berkeinginan untuk memasukkan soal terkait radikalisme. Namun, BKN memang belum dapat memasukkan banyak soal terkait topik tersebut karena kisi-kisi yang terbatas.

BKN pun berencana memperbanyak tes mengenai radikalisme.

''Tetapi karena soal TWK ini kisi-kisinya terbatas, jadi yang bisa dimasukkan juga sangat terbatas. Mungkin ke depan kami akan mencoba mengubah kisi-kisi soal TWK ini dengan memasukkan tes-tes mengenai radikalisme,'' tuturnya.

Kemudian, Bima membicarakan soal-soal untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Menurut dia, bahasa pada soal tes tersebut sudah disederhanakan dibanding proses seleksi CPNS sebelumnya.

''Soal-soal tes karakteristik pribadi masih akan juga sama, tapi mungkin dengan bahasa yang sedikit berbeda,'' ujar dia.

''Kemarin itu bahasanya lebih sulit, sehingga untuk menangkap secara cepat itu agak kesulitan dan jawabannya juga sangat tipis. Mungkin soal-soal tes karakteristik pribadi mudah-mudahan sudah bisa lebih jelas,'' tutur Bima.

Pembukaan rekrutmen CPNS akan dimulai pada 11-24 November 2019. Sebagaimana proses rekrutmen sebelumnya, pendaftaran CPNS dilakukan melalui situs SSCASN milik BKN, sscasn. bkn.go.id.***

Editor : hasan b
Sumber : kompas.com
Kategori : Pemerintahan, GoNews Group

Loading...
www www