Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
21 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
2
Dianggap jadi 'Kutu Loncat', Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
Sumatera Barat
3 jam yang lalu
Dianggap jadi Kutu Loncat, Warga Sumbar Enggan Dukung Faldo Maju Pilgub
3
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
GoNews Group
15 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
4
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
Politik
7 jam yang lalu
Tangis Petani Simalingkar Pecah saat Cerita Anak dan Suami di Penjara, Tanahnya Diserobot PTPN II
5
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang 'Bu Kombes' Lewat IG
Hukum
3 jam yang lalu
Kisah Febi, Kena UU ITE dan Dituntut 2 Tahun Penjara Akibat Tagih Utang Bu Kombes Lewat IG
6
Apa Kabar 'Resuffle'? Ada 18 Lembaga, Organisasi, Komisi menuju Perampingan
GoNews Group
10 jam yang lalu
Apa Kabar Resuffle? Ada 18 Lembaga, Organisasi, Komisi menuju Perampingan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Gara-gara Bolos Sekolah, Gadis Kampar Ini Ketahuan Sudah 'Disantap' Remaja 22 Tahun

Gara-gara Bolos Sekolah, Gadis Kampar Ini Ketahuan Sudah Disantap Remaja 22 Tahun
Ilustrasi. (int)
Selasa, 29 Oktober 2019 06:49 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Berawal dari telepon guru kepada orangtuanya, akhirnya terbongkar kalau Bunga (bukan nama sebenarnya) sudah ''disantap'' oleh remaja berinisial Bi (22). Kini Bi pun sudah ditahan pihak kepolisian Resort Kampar, Riau, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang sudah memperlakukan Bunga seperti istrinya sendiri.

Bi, pemuda asal Kecamatan Salo, Kampar, Riau itu digiring Unit PPA Satreskrim Polres Kampar, Senin (28/10/2019). ''Tersangka kita amankan saat berada di Pasar Bawah Bangkinang, Senin (28/10/209) sore ini. Dia akan kita proses lebih lanjut,'' ujar Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Fajri.

Dari laporan yang disampaikan oleh orang tua korban, kasus ini bermula saat guru Bunga menelpon orang tua Bunga untuk menanyakan kabar Bunga yang tidak masuk sekolah pada hari Kamis (10/10/2019) lalu. Mendapat telpon itu, orang tua Bunga pun kesal dan langsung mencari anaknya. Namun setelah dicari, Bunga tak kunjung ketemu. Baru pukul 15.00 Wib, ayah korban bisa bertemu dengan anaknya.

''Begitu Bunga pulang, ayah korban pun bertanya dan mendesak Bunga dengan beberapa pertanyaan seputar alasan Bunga tidak masuk sekolah. Karena terdesak, Bunga pun akhirnya bercerita kalau dirinya diajak ke rumah Bi dan di rumah itu, Bi pun menyetubuhinya seperti layaknya suami istri,'' ujar Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Fajri.

Setelah mendapat laporan itu, Unit PPA Satreskrim Polres Kampar langsung melakukan penyelidikan dan juga memintakan visum atas korban. ''Hingga akhirnya tersangka Bi kita amankan saat dia berada di Pasar Bawah Bangkinang pada sore tadi. BI kita amankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," tutup Fajri. ***


Loading...
www www