Loading...
Home >  Berita >  Sawahlunto

Banjir Bandang di Sawahlunto, 10 Hektare Sawah Gagal Panen

Banjir Bandang di Sawahlunto, 10 Hektare Sawah Gagal Panen
BPBD dan pihak kepolisian membantu membersihkan lumpur akibat banjir bandang yang meredam rumah warga (Foto: Dok. Polsek Barangin/Langkan.id)
Senin, 28 Oktober 2019 16:49 WIB
SAWAHLUNTO - Banjir bandang melanda sejumlah kawasan di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), di antaranya Dusun Koto, Desa Talago Gunuang, Kecamatan Barangin.

Akibatnya 10 hektare sawah dan kebun cabai milik warga setempat gagal panen.

Dikutip dari Langkan.id, banjir bandang terjadi sejak Sabtu malam (26/10) hingga Minggu (27/10).

Selain sawah dan kebun cabai milik warga gagal panen, banjir bandang tersebut juga merendam tiga unit rumah dan satu unit rumah ibadah di Kecamatan Barangin.

Hingga Minggu, (27/10/2019), sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri serta warga terus berupaya membersihkan material yang terbawa banjir di lokasi kejadian.

Zulfahmi (41), salah seorang warga setempat menyebutkan, ada juga ternak milik warga yang mati akibat banjir bandang tersebut.

"Hewan ternak warga juga ikut terseret, ada 14 ekor sapi terseret banjir bandang, 9 ekor berhasil diselamatkan, 2 ekor mati dan sisanya masih dalam pencarian," ujarnya kepada awak media, Minggu (27/10/2019).

Lalu, Kepala Desa Talago Gunuang, Alfi Syaputra, mengatakan banjir bandang yang melanda daerahnya diketahui sekitar pukul 23.00 WIB, Sabtu (26/10/2019) malam, dan mulai surut, Minggu dini hari (27/10/2019).

“Perkiraan kerugian sementara mencapai Rp140 juta, termasuk kerusakan rumah dan hewan ternak yang mati,” ujarnya.

Langkah selanjutnya, kata Alfi, Pemerintah Desa Talago Gunuang akan membuat surat pernyataan bencana yang akan ditujukan ke Pemerintah Kota Sawahlunto.

Sementara itu, Kapolres Kota Swahlunto, AKBP Junaidi Nur mengatakan, banjir bandang yang melanda tersebut kerena curah hujan tinggi.

"Iya, hujan sejak pukul 21.00 WIB dan sekitar pukul 23.00 WIB banjir bandang menghadang,” ujarnya.

Dikatakan Junaidi, pihak kepolisian sudah meninjau ke lokasi kejadian. “Satu unit rumah ibadah ikut teredam banjir, yaitu Masjid Nurl Huda,” katanya melalui rilis yang diterima Langkan.id, Senin pagi (28/10/2019). ***

Editor : arie rh
Sumber : Langkan.id
Kategori : Sawahlunto, Sumatera Barat, Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www