Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
Ekonomi
5 jam yang lalu
Hj. Yemmelia Sarankan Pemko Bukittinggi Batalkan Sistem Sewa dan Bantu Koperasi Pedagang
2
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
GoNews Group
20 jam yang lalu
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
3
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
Peristiwa
6 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
4
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Peristiwa
6 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
5
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Peristiwa
3 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
6
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Politik
3 jam yang lalu
RUU Cipta Kerja Munculkan Peluang dan Norma Baru Bagi Pekerja
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Akhirnya, Tim Yustisi Kampar Bongkar Belasan Warung Remang-remang di Perbatasan Riau - Sumbar

Akhirnya, Tim Yustisi Kampar Bongkar Belasan Warung Remang-remang di Perbatasan Riau - Sumbar
Tim Yustisi Kampar bongkar warung remang-remang di Kelok Indah, perbatasan Sumbar - Riau. (foto istimewa)
Sabtu, 26 Oktober 2019 20:03 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Setelah diberi waktu beberapa minggu diberi kesempatan agar para pemilik warung remang-remang membongkar sendiri bangunannya, Tim Yustisi Kabupaten Kampar akhinya merobohkan warung remang-remang di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, tepatnya di Kelok Indah perbatasan Riau - Sumbar.

Camat XIII Koto Kampar, Fajri menyebutkan, Sabtu (26/10/2019) ada sebanyak 14 warung remang-remang yang sudah dirobohkan. Namun tak semua dari 14 rumah ini yang dirobohkan tim yustisi.

"Yang sudah dirobohkan berjumlah 14 warung. Dan ada dirobohkan secara sendiri oleh pemiliknya," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, ada beberapa rumah yang tidak digusur di Kelok Indah tersebut dikarenakan mereka memiliki kartu keluarga.

"Rumah yang tidak kita gusur memiliki kartu keluarga. Rumah dipakai warga, tidak ada aktivitas warung,'' sebut Fajri.

Terlihat hadir rombongan tim yustisi ini antara lain, Kasat Pol PP Kampar Nurbit, Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Budi Rahmadi, Danramil XIII Koto Kampar Kapten Arh Diding Sukardi dan Kabid Lalu Lintas Perhubungan Kampar Alamin. ***

Kategori : Umum

Loading...
www www