Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
Politik
24 jam yang lalu
Awalnya Nantang Netizen, Kini Denny Siregar Nuntut Telkomsel gegara Data Pribadinya Tersebar
2
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
GoNews Group
15 jam yang lalu
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
3
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
4
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
24 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
5
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
24 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
6
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
Padang
13 jam yang lalu
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Apresiasi Kabinet Jokowi, PKS Sayangkan Bos Gojek di Kemendikbud

Apresiasi Kabinet Jokowi, PKS Sayangkan Bos Gojek di Kemendikbud
Rabu, 23 Oktober 2019 19:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Ketua DPP PKS, Aboebakar Alhabsyi mengparesiasi 38 orang susunan kabinet yang diumumkan oleh Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi).

 "Saya mengapresiasi susunan Kabinet yang diumumkan tadi dari 38, sebanyak 21 berasal dari kalangan profesional. Ini berarti setidaknya ada 55 persen para menteri berasal dari kalangan profesional, sedangkan yang sisanya sebanyak 45% berasal dari partai politik," ungkapnya, Rabu (23/10/2019) di Jakarta.

Menurutnya hal tersebut tidak dalam dikotomi keduanya, karena katanya lagi, bisa jadi yang dari partai politik juga profesional dibidangnya. "Saya juga mengapresiasi diambilnya nama nama profesional yang sangat jauh dari dunia politik," tegasnya.

Dicontohkannya, penunjukan dr Terawan sebagai Menkes, Wisnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif, Eric Thohir sebagai Menteri BUMN.

"Bisa jadi banyak ide besar dan kreatif yang mereka bawa untuk mengembangkan kementerian. Saya kira ini adalah langkah berani dari presiden yang bisa membawa harapan baru bagi masyarakat," tandasnya.

Kemudian lanjut dia, beberapa nama menteri yang diperkenalkan presiden adalah para incumbent yang selama ini memang telah diakui kemampuannya mengelola kementerian.

"Misalkan saja Ibu Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, atau Ibu Retno Marsudi di Kementerian Luar negeri’ ujarnya.

Nama-nama tersebut menurutnya pasti tidak akan diragukan oleh publik, karena selama ini dinilai memiliki kinerja yang baik.

Namun kata dia, ada juga nama yang mungkin juga terlihat asing pada pos kementerian yang ditugaskan. Misalkan saja, Nadiem Makarim dari CeO Gojek diberikan tugas sebagai menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini kata dia tentunya publik bertanya latar belakang penunjukan pebisnis sebagai menteri pendidikan.

"Tentu saya tidak meragukan kemampuan Mas Nadiem Makarim dalam mengelola bisnis, namun tak salah juga jika saya mengkhawatirkan nasib dunia pendidikan kita kedepan," terang dia.

Hal itu terang dia akan dilihat seperti ada gambling pada dunia pendidikan kedepannya. "Padahal ini adalah sektor yang sangat menentukan masa depan bangsa," pungkasnya.***


Loading...
www www