Home >  Berita >  Ekonomi

Jokowi Panggil Calon Menteri, Rupiah Menguat ke Rp14.050

Jokowi Panggil Calon Menteri, Rupiah Menguat ke Rp14.050
Nadiem Makarim saat keluar dari Istana Kepresidenan.
Selasa, 22 Oktober 2019 10:38 WIB
JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat seiring pemanggilan para calon menteri oleh Presiden Joko Widodo. Rupiah pagi ini di kisaran Rp14.000-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index pada Selasa (22/10/2019) pukul 10.25 WIB, menunjukkan Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 26 poin atau 0,18% ke level Rp14.054 per USD. Hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.047-Rp14.071 per USD.

YahooFinance mencatat Rupiah menguat 20 poin atau 0,14% bergerak ke level Rp14.050 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.040-Rp14.129 per USD pada hari ini.

Sejak Senin (21/10/2019) kemarin sejumlah tokoh mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta untuk memenuhi undangan Presiden Joko Widodo. Para tokoh tersebut mengenakan kemeja putih lengan panjang, seperti yang digunakan Presiden Jokowi sehari-hari. Mereka mengaku diberi tugas untuk mengemban jabatan pada pemerintahan periode 2019-2024.

Di antara para tokoh yang datang, beberapa yang diproyeksi bakal mengemban jabatan di sektor perekonomian adalah Wishnutama Kusubandio, Komisaris Utama NET Mediatama Televisi, Airlangga Hartarto, Erick Thohir, juga Nadiem Makarim.

Nadiem yang merupakan pendiri Gojek mengatakan bakal menanggalkan posisinya sebagai CEO di perusahaan start up decacorn tersebut. Begitu pula dengan Erick Thohir yang mengaku akan meninggalkan dunia bisnis setelah ditunjuk Presiden Jokowi menjadi menteri. Selain itu, rival Jokowi di Pemilu lalu Prabowo Subianto juga diundang ke Istana dan mengaku diberi amanah untuk mengurus bidang pertanahanan.

Adapun hari ini, Sri Mulyani Indrawati juga dipanggil ke Istana Kepresidenan untuk memenuhi undangan Jokowi. Dua hari ini, Presiden Jokowi mengundang para tokoh yang bakal menjabat kursi menteri untuk lima tahun mendatang ke Istana Kepresidenan. Pengumuman kabinet direncanakan bakal dilakukan besok, Rabu (23/10/2019). ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : kompas.com
Kategori : Ekonomi, Pemerintahan

Loading...
www www