Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Peristiwa
15 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
15 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Peristiwa
15 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Politik
16 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Peristiwa
4 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Loading...
Home  /   Berita  /   Pendidikan

Anak Sapi Berkaki Delapan Lahir di Kandang Fapertapet UIN Suska Riau

Anak Sapi Berkaki Delapan Lahir di Kandang Fapertapet UIN Suska Riau
Sapi berkaki delapan di peternakan UIN Suska.
Selasa, 22 Oktober 2019 13:00 WIB
Penulis: Astri Jasiana Nindy
PEKANBARU - Seekor anak sapi berkaki delapan lahir di kandang perternakan Fakultas Pertanian dan Perternakan (Fapertapet) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, pada Kamis (17/10/2019) malam, sekira pukul 23.30 WIB.

Penjaga kandang di Fapertapet UIN Suska Riau, Sapriyon mengatakan, bahwa anak sapi yang berumur kurang lebih lima hari tersebut masih sehat hingga saat ini.

"Alhamdulillah anak sapi berkaki delapan ini masih sehat. Kondisinya empat kaki normal dan empat kaki tambahannya berada di bagian punggung ada dua kaki dan bagian ekor ada dua kaki," kata Sapriyon saat memperlihatkan anak sapi berkaki delapan ini kepada GoRiau.com di Teaching Farm Fakultas Perternakan dan Pertanian UIN Suska Riau, Selasa (22/10/2019).

Diakuinya, selama enam tahun bekerja sebagai penjaga kandang di peternakan UIN Suska Riau, baru kali ini ada sapi yang terlahir memiliki delapan kaki. "Ini sapi yang pertama kali, kalau sebelumnya belum pernah ada seperti ini," tambahnya.

Dikatakannya, saat ini belum bisa dipastikan apa penyebab terjadinya kelainan pada anak sapi tersebut. Sebab dalam keadaan masa kehamilan, Oyon menuturkan tidak ada yang berbeda dangan sapi pada umumnya.

Oyon menambahkan sapi yang lahir ini merupakan jenis sapi Bali, yang didatangkan dua tahun yang lalu. Ia berasumsi kelainan genetik ini disebabkan anak sapi kembar yang tidak sempurna. "Ya mungkin kembar tapi tak sempurna," tutupnya.***

Kategori : Pendidikan, GoNews Group

Loading...
www www