Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
12 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
2
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
3
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
5 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
4
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
6 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
5
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
11 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
6
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
GoNews Group
8 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Laga PSIM vs Persis Solo Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Laga PSIM vs Persis Solo Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Kericuhan pertandingan Liga Indonesia. (Suara.com)
Senin, 21 Oktober 2019 19:13 WIB
YOGYAKARTA - PSIM Yogyakarta vs Persis Solo pada laga terakhir putaran kedua Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (21/10/2019) sore WIB berakhir ricuh.

Panitia penyelenggara terpaksa menghentikan jalannya pertandingan di menit ke 90+2 saat kedudukan 2-3 untuk keunggulan Persis Solo.

Sejak babak pertama tensi permainan sudah memanas. Persis solo membuka keran gol lewat Hapidin.Kedua tim masih jual beli serangan hingga babak pertama berakhir imbang dengan skor 1-1.

Masuk ke babak dua pertandingan makin memanas. Banyak tekel yang dilakukan keuda kubu hingga memanas wasit mengeluarkan dua kartu merah untuk Laskar Mataram.

Puncaknya terdapat kericuhan di kursi bench pemain Persis Solo. Hingga akhirnya suporter memaksa masuk ke lapangan.
Bentrok tak terhindarkan, sejumlah oknum suporter PSIM menyerang pemain serta beberapa official Laskar Sambernyawa.

Suporter melempari pemain dengan botol dan minuman kemasan. Hingga kini keadaan masih belum terkontrol. Beberapa gas air mata sempat ditembakkan pihak kepolisian. Efek gas air mata yang ditembakkan polisi bahkan terasa hingga ke perkantoran dan pemukiman sekitar stadion.

Keamanan setempat hingga berita ini diturunkan masih berupaya meminimalisasi kericuhan.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Suara.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Olahraga

Loading...
www www