Ini Satu-Satunya Menteri Jokowi Yang Tak Punya WhatsApp, Setia Pakai SMS

Ini Satu-Satunya Menteri Jokowi Yang Tak Punya WhatsApp, Setia Pakai SMS
Minggu, 20 Oktober 2019 08:26 WIB
JAKARTA - Masa kerja para menteri di Kabinet Kerja Jilid 1 tak terasa tinggal menghitung hari. Beberapa menteri pun mulai buka-bukaan membuka "aib" kolaganya di kabinet. Misalnya seperti yang dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ia membuka rahasia Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Rahasia ini diungkap Sri Mulyani saat bincang santai menteri-menteri di bidang ekonomi dengan para wartawan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Awalnya mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu cerita soal komunikasi dengan Basuki kerap terkendala waktu.

Hal ini lantaran Basuki yang rajin di lapangan meninjau proyek-proyek infrastruktur. "Memang ada keterbatasan dari sisi waktu, tetapi bukan berarti keputusan tidak bisa dibuat," kata Sri Mulyani.

Basuki kata dia, kerap menghubunginya lewat pesan singkat. Hal itu kerap dilakukan ketika Basuki membutuhkan bantuan Sri Mulyani. Namun tak seperti menteri lainnya, Basuki masih menggunakan SMS di tengah perkembangan aplikasi pesan singkat berbasis koneksi internet.

Padahal ungkap perempuan yang kerap disapa Ani itu, menteri lainnya sudah menggunkan aplikasi Whatsapp (WA) untuk berkomunikasi untuk saling berkomunikasi. "Dia (masih pakai) SMS. Satu-satunya menteri yang enggak pakai WA jadi masih SMS. Kalau yang lain pakai WA," kata Sri Mulyani.

Basuki yang turut hadir dalam acara bincang santai itu hanya tersenyum rahasianya yang masih setia dengan SMS dibongkar Sri Mulyani.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo sudah menggelar acara perpisahan dengan para menteri di Istana Negara. Belum diketahui siapa menteri yang bertahan dan yang didepak.

Jokowi sendiri mengatakan akan segera mengumumkan nama menteri-menteri di periode kedua pemerintahannya setelah dilantik jadi Presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Kompas.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www