Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
16 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
2
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
20 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
3
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
22 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
23 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
GoNews Group
16 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
22 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
ANOC World Beach Games I/2019

Gagal Penuhi Target, Nawar Minta Maaf

Gagal Penuhi Target, Nawar Minta Maaf
Sabtu, 12 Oktober 2019 19:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

DOHA - Karateka putri andalan Indonesia, Nawar Kautsa Mastura gagal memenuhi target meraih medali pada ANOC World Beach Games I/2019. Pada pertandingan babak penyisihan Grup B kata perseorangan putri yang digelar di Katara Beach Doha, Qatar, Sabtu (12/10/2019), Nawar gagal melangkah ke babak berikutnya. Dia harus puas berada di peringkat delapan dengan mengantongi 22,66 poin. 

Keempat karateka yang lolos dari grup neraka dimana para jawara dunia itu adalah Terryana D'Onofrio (Italia) dengan 25,26 poin, Maria Velerieva Dimitrova (Dominika) dengan 24,94 poin, Raquel Roy Rubio (Spanyol) dengan 24, 34 poin dan Monsicha Tararattanakul (Thailand) dengan 23,88 poin. 

"Saya sedikit grogi karena baru tampil pertama kali di atas pasir. Akibatnya, saya meraih nilai terendah dari seluruh peserta. Dan, saya mohon maaf kepada seluruh masyatakat Indonesia karena hgagal mengemban tugas untuk meraih prestasi. Kegagalan ini menjadi pelajaran berharga untuk menghadapi event-event internsional lainnya," kata Nawar yang ditemui usai pertandingan. 

Penampilan sedikit grogi itu juga diakui pelatih Tim Kareta Indonesia, Abdullah Kadir. "Nawar memang sedikit grogi saat tampil. Jadi, ada grakan yang kurang  sempurna mengakibatkan nilainya jadi terendah," jelasnya. 

Ke depan, kata Abdullah Kadir, Nawar bisa menjadikan ajang World Beach Games I ini sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi event-event internasional mendatang. "Banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik Nawar dari World Beach Games ini. Dia bisa lebih menyempurnakan lagi penampilan di masa-masa mendatang," ujarnya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www