Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Peristiwa
15 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
2
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Politik
1 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
3
Kandasnya Indonesia Menjadi Acuan Harga Timah Dunia
Ekonomi
2 jam yang lalu
Kandasnya Indonesia Menjadi Acuan Harga Timah Dunia
4
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
50 menit yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
5
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
2 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
6
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin
Politik
56 menit yang lalu
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Soal Tawaran Dubes dari Jokowi, Fahri: Hampir 20 Tahun Saya Bersama Pemerintah, Saatnya Cuti

Soal Tawaran Dubes dari Jokowi, Fahri: Hampir 20 Tahun Saya Bersama Pemerintah, Saatnya Cuti
Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Istimewa)
Jum'at, 04 Oktober 2019 03:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019, Fahri Hamzah memberi sinyal untuk tidak akan bekerja bersama dengan pemerintah, baik di DPR maupun di pemerintahan.

Dia mengaku sudah hampir 20 tahun bekerja sebagai anggota legislatif di pemerintahan.

"Enggaklah (kembali ke pemerintah), saya sudah dipilih rakyat. Saya sudah hampir 20 tahun ya dalam pemerintahan," ucap Fahri Hamzah menyampaikan pesannya itu pada channel YouTube Asumsi yang tayang pada Senin (30/9/2019) lalu.

Sebelumnya Fahri dikabarkan ditawari Jokowi untuk menjadi salah satu Dubes. Namun dalam akun twitternya, Fahri sempat menjelaskan bahwa tawaran tersebut hanya guyonan semata.

Namun Fahri mengaku menolak jika ditawari jabatan apapun dari pemerintah saat ini. Dalam penolakannya itu, Fahri Hamzah juga berpesan agar pemerintah dapat terus bejalan dengan baik tanpa hambatan yang besar.

Ia pun mengaku ingin melihat jalannya pemerintahan tanpa ikut andil di dalamnya. "Menurut saya biar saja pemerintahan ini mengambil jalannya. Tapi jangan sampai tercipta gelombang konflik yang lebih besar hanya karena pemerintahan ini tidak capable," tandasnya.

Selain itu Fahri Hamzah berharap agar sistem demokrasi di Indonesia dapat berjalan sesuai dengan jadwal.

"Kita ingin demokrasi kita itu terjadwal. Kalau bisa lima tahun. Jangan sampai pemerintahan kita jatuh di tengah jalan. Kalau jatuh yang kita khawatirkan adalah, kita muncul konflik lain. Karena kita banyak daerah yang belum stabil," ujar inisiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) itu seraya menyebut masalah yang dihadapi Indonesia saat ini cukup membuatnya khawatir.***


Loading...
www www