Home  /  Berita  /  GoNews Group

La Nyalla Mattaliti Ingin Kembali Rebut Kursi Yang Dirampas Imam Nahrawi

La Nyalla Mattaliti Ingin Kembali Rebut Kursi Yang Dirampas Imam Nahrawi
La Nyalla Mattaliti (Antara)
Kamis, 03 Oktober 2019 00:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Setelah terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia periode 2019-2024, La Nyalla Mattaliti ambil ancang-ancang untuk merebut kursi Ketua Umum PSSI. Dia ingin merebut kembali tahta yang dirampas mantan Menpora Imam Nahrawi yang kini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat itu, La Nyalla terpilih yang terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2015-2022 melalui Kongres PSSI di Surabaya tahun 2015. Namun, dua jam setelah terpilih Kemenpora dengan kekuasaannya membekukan kepengurusannya sehingga PSSI terkena sanksi dari Federasi Sepakbola Internasional (FIFA).

Berdasarkan daftar terbaru dari Komite Pemilihan PSSI yang diterima di Jakarta, Rabu, La Nyalla akan bersaing dengan lima nama lain sebagai bakal calon ketua umum PSSI. Yakni, CEO Nine Sport Inc Arif Putra Wicaksono, Komisaris Jenderal Polisi Mochamad Iriawan atau yang akrab dipanggil Iwan Bule, Chairman klub Liga Australia Brisbane Roar Rahim Soekasah, Sarman Hakim (Ketua Masyarakat Sepakbola Indonesia) dan Yesayas Oktavianus (mantan wartawan Kompas).

Di dunia sepak bola, La Nyalla diketahui pernah menjadi Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur, anggota Komite Eksekutif PSSI dan sempat aktif di Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang dibentuk pada Desember 2011.

Selain itu, dalam data sampai Rabu (2/10/2019), ada pula penambahan empat nama untuk posisi bakal calon wakil ketua umum PSSI.

Gusti Randa, anggota komite eksekutif PSSI terkini, masuk ke dalam daftar bakal calon terbaru, bersama Ketua Asprov PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh, Sally Atyasasmi dan Wardy Ashari Siagian.

Komite Pemilihan PSSI sendiri masih menerima nama-nama bakal calon Komite Eksekutif PSSI hingga tanggal 3 Oktober 2019. Sementara waktu untuk melengkapi dokumen adalah 1-8 Oktober 2019.

Pengumuman kandidat sementara akan dilakukan pada 9-13 Oktober 2019. Kemudian, waktu banding untuk para kandidat pada 10-16 Oktober 2019. Pengumuman hasil banding akan dilaksanakan pada 18 Oktober 2019.

Selanjutnya, pemberitahuan kepada anggota atas daftar calon tetap disepakati pada 23 Oktober 2019. Periode kampanye digelar pada 24-31 Oktober 2019.
Ada pun kongres pemilihan 15 anggota komite eksekutif (Exco) PSSI termasuk ketua umum akan digelar pada 2 November 2019.

Berikut daftar bakal calon Komite Eksekutif PSSI 2019-2023 sampai Rabu (2/10).

Bakal calon Ketua Umum PSSI: Arif Putra Wicaksono, La Nyalla Mattaliti Mochamad Iriawan, Rahim Soekasah, Sarman Hakim, dan Yesayas Oktavianus  

Bakal calon wakil ketua umum: Ahmad Riyadh, Benny Erwin Cucu Somantri, Doli Sinomba Siregar, Doni Setiabudi, Gusti Randa, Iwan Budianto, Sally Atyasasmi, dan Wardy Ashari Siagian  

Bakal calon anggota Komite Eksekutif PSSI: Agus Ambo Djiwa, Agus Radar Sucahyo, Ahmad Riyadh, Amir Burhanudin, Andi Darussalam Tabusalla, Andre Rosiade, Ary Julianta Tridjaka, AS Sukawijaya, Augie Benyamin, Benny Erwin Bustami, Zainudin, Dirk Soplanit, Edi Nurinda Susila, Efendi Syahputera, Endri Erawan, Esti Puji Lestari, Fadhil Rahmi, Faisal Rahman, Frans Lebu Raya, Gusti Randa, Haruna Soemitro, Hasani Abdul Gani, Hasnuryado Sulaiman, Indra DT Raja Lelo, Jamal Aziz, Julius Raja, Juni Rahman, Justinus Laksana, Kodrat Shah, M. Jaelani Saputra, Mulyadi, Nazaruddin Dek Gam, Nirmala Dewi, Nisan Setiadi, Papat Yunisal, Pieter Tanuri, Purwanto, Refrizal Rezza, Mahaputra Lubis, Sabaruddin Labamba, Sonhadi, Sumardji, Tommy Apriantono, Triana Dewi Seroja, Uden Kusuma Wijaya, Very Mulyadi, Vivin Sungkono, Wardy Azhari, Yudo Hadiyanto, dan Yunus Nusi. ***

wwwwww