Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Peristiwa
15 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
15 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Peristiwa
15 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Politik
16 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Peristiwa
4 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Luhut: Puluhan Tahun Tumpahan Minyak Laut Riau Tak Digubris

Luhut: Puluhan Tahun Tumpahan Minyak Laut Riau Tak Digubris
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat berkunjung ke Riau. (Istimewa)
Selasa, 01 Oktober 2019 07:59 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan selama ini ada masalah tumpahan minyak yang cukup parah di laut Indonesia, tepatnya di perairan kepulauan Riau.

"Bertahun-tahun masalah oil spill ini tak pernah ditangani, ini di masa Pak Jokowi selesai lagi," kata Luhut, saat dijumpai di kantornya, Senin (30/9/2019).

Pemerintah, kata dia, sudah rapat setidaknya sebanyak 4 kali untuk mengatasi tumpahan minyak yang terjadi akibat lalu lintas kapal asing menuju perairan Singapura.

Pihak yang berkoordinasi untuk atasi tumpahan ini adalah Pemerintah Daerah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, TNI AL, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Jangan sampai ini mengenai daerah pariwisata, daerah kita. Ini menyangkut masalah lingkungan hidup, jadi kalau ada pemerintah negara lain terlibat, saya kira dia menjadi membuat lingkungan tidak baik."

Pemerintah, kata dia, juga sedang mempertimbangkan untuk memberi tahu pihak Singapura. Luhut menegaskan jika kapal yang diduga mencemari minyak ditemukan, pemerintah akan lebih tegas dan memastikan kapal tersebut tak bisa berlayar.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Cnbcindonesia.com
Kategori : Umum, Peristiwa, Ekonomi, Pemerintahan

Loading...
www www