Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
15 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
2
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
3
Divonis Positif Corona, Siswi Secapa ke KASAD: Siap Jenderal, Kami Sehat, Tak Pernah Flu atau Batuk
Kesehatan
20 jam yang lalu
Divonis Positif Corona, Siswi Secapa ke KASAD: Siap Jenderal, Kami Sehat, Tak Pernah Flu atau Batuk
4
Dalam Sepekan, 14 Dokter Wafat di Tanah Air Akibat Corona, Ini Penyebabnya Menurut IDI
Kesehatan
20 jam yang lalu
Dalam Sepekan, 14 Dokter Wafat di Tanah Air Akibat Corona, Ini Penyebabnya Menurut IDI
5
Kuasa Hukum Sebut Penetapan Ruslan Buton Sebagai Tersangka Tidak Sah, Ini Sejumlah Alasannya
Nasional
19 jam yang lalu
Kuasa Hukum Sebut Penetapan Ruslan Buton Sebagai Tersangka Tidak Sah, Ini Sejumlah Alasannya
6
Bebani Anggaran Negara, Gus Jazil Setuju Pemerintah Bubarkan Lembaga Tak Produktif
Politik
21 jam yang lalu
Bebani Anggaran Negara, Gus Jazil Setuju Pemerintah Bubarkan Lembaga Tak Produktif
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Jelang Pelantikan Anggota DPR/MPR/DPD, BEM SI Kembali Gelar Aksi Pagi Ini

Jelang Pelantikan Anggota DPR/MPR/DPD, BEM SI Kembali Gelar Aksi Pagi Ini
Ilustrasi demo mahasiswa di DPR. (Istimewa)
Selasa, 01 Oktober 2019 08:13 WIB
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SI kembali menggelar aksi demo hari ini di sekitar Gedung DPR. BEM SI mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk pengawalan mahasiswa terhadap pelantikan anggota DPR yang baru.

"Kita akan ada aksi pengawalan pelantikan. Ini aksi solidaritas," kata koordinator lapangan aksi, Muhammad Abdul Basit (Abbas) kepada detikcom, Senin (30/9/2019).

Abbas, yang juga Ketua BEM UNJ, mengatakan tuntutan mahasiswa tetap sama. Mereka akan mendesak anggota DPR yang baru ikut bertanggung jawab atas kegaduhan terkait RUU kontroversial yang dirumuskan anggota DPR sebelumnya.

"Tuntutan masih yang kemarin, tuntaskan reformasi. Karena kan DPR yang baru harus bertanggung jawab juga atas kegaduhan dari DPR yang lama," jelasnya.

Demo di sekitar gedung DPR, menurut Abbas, akan dilakukan mulai pukul 10.00 WIB. Dia belum mengetahui jumlah massa yang akan ikut bergabung.

"Mulai jam 10.00 WIB, karena pelantikan kan jam 09.00 WIB," tutur Abbas.

Aksi mahasiswa berkaitan dengan 7 tuntutan dengan pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP). Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri meminta agar pengesahan ditunda sementara waktu.

Berikut ini 7 tuntutan mahasiswa:

1. RKUHP

Poin pertama 7 tuntutan mahasiswa adalah mendesak adanya penundaan untuk melakukan pembahasan ulang. Sebab, pasal-pasal dalam RKUP dinilai masih bermasalah.

2. Revisi UU KPK

Pemerintah juga didesak membatalkan revisi UU KPK yang baru saja disahkan. Revisi UU KPK dinilai membuat lembaga anti korupsi tersebut lemah dalam memberantas aksi para koruptor.

3. Isu Lingkungan

Tuntutan mahasiswa di DPR lainnya berkaitan dengan isu lingkungan. Mahasiswa menuntut negara untuk mengusut dan mengadili elite-elite yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan di wilayah Indonesia.

Baca juga: Refly Harun: Makin Cepat Jokowi Keluarkan Perppu KPK Makin Bagus

4. RUU Ketenagakerjaan

Ada juga tuntutan merevisi RUU Ketenagakerjaan. Mahasiswa menilai aturan tersebut tidak berpihak kepada para pekerja.

5. RUU Pertanahan

Mahasiswa juga menolak RUU Pertanahan dalam 7 tuntutan mahasiswa. Mereka menilai aturan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat reforma agraria.

6 RUU PKS

Dalam aksi demo, para mahasiswa meminta agar pemerintah dan DPR menunda pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

7. Kriminalisasi Aktivis

Terakhir, 7 tuntutan mahasiswa adalah mendorong proses demokrasi di Indonesia. Selama ini, negara dianggap melakukan kriminalisasi terhadap aktivis.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : DETIK.COM
Kategori : GoNews Group, Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www