Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
11 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
2
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
12 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
3
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
6 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
13 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
12 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
6
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
Lingkungan
11 jam yang lalu
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Kemasin Barang di DPR, Fahri: Sekecil Apapun Milik Negara seperti Sendok Haram Dibawa

Kemasin Barang di DPR, Fahri: Sekecil Apapun Milik Negara seperti Sendok Haram Dibawa
Fahri Hamzah. (istimewa)
Minggu, 29 September 2019 13:02 WIB
JAKARTA - Politikus Fahri Hamzah sedang mengemas semua barang-barang pribadi dari ruang kerjanya. Sebab, ia segera menyelesaikan masa tugasnya sebagai wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mulai pekan depan.

Ruangannya berada di lantai 4 gedung Nusantara 3 kompleks Parlemen, Fahri mengaku bahwa tidak ada barang milik negara satu pun yang dibawanya pulang. Walaupun hanya sendok atau keset sekalipun.

"Harta benda teridentifikasi semua. Sendok milik negara enggak ada yang terbawa. Enggak boleh itu. Enggak boleh ada keset, yang punya negara enggak boleh. Tapi milik saya mungkin boleh saja tertinggal. Yang penting enggak boleh ada milik negara pindah ke rumah saya," kata Fahri.

Awak media diberikan kesempatan menyambangi ruangan milik mantan aktivis 98 tersebut. Tampak memang ruangan tersebut memang sudah dirapikan. Tak tampak lagi buku-buku berderet di rak. Hanya tersisa lemari, sofa, meja, kursi, dan satu televisi besar untuk Fahri karena masih memantau media sosial.

"Memang penting untuk sekadar duduk dan merayakan perpisahan karena saya bukan saja tak menjadi wakil ketua DPR tapi tak jadi anggota karena saya tak calonkan diri kembali," ungkap Fahri.

Ia menambahkan mulai Senin pekan depan semua barang akan dibereskan sampai selesai. Bahkan sejak enam bulan lalu ia sudah menyiapkan boks yang diberi kategori mulai dari hal keuangan hingga administrasi. Barang-barang dia angkut bertahap.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : GoNews Group, Umum, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www