Jelang SEA Games XXX Filipina 2019

Berguru Dengan Dua Mantan Jawara Dunia K-1 di Taiwan

Berguru Dengan Dua Mantan Jawara Dunia K-1 di Taiwan
Tim Pelatnas Kick Boxing Indonesia
Minggu, 22 September 2019 17:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
CISAAT - Guna memaksimalkan persiapan menghadapi SEA Games 2019, Pengurus Pusat  Persatuan Kick Boxing Indonesia (PP PKBI) akan mengirimkan para atlet kick boxing pelatnas berguru dengan dua mantan juara dunia dan mantan juara Asia.

Dua mantan juara dunia itu, Aleksei Fedescev dan Tokhir Marasulov serta mantan juara kick boxing profesiaonal Asia (K-1 Asia) 2013 dan K-1 Asia 2016, Erik Voinov. Semuanya adalah atlet Kyrgistan yang menjadi kiblat Kick Boxing dunia.

Aleksei yang memiliki rekor bertanding 27 kali menang (11 KO) dan tiga kalah pernah menjadi juara dunia kick boxing profesional (K-1) tahun 2012 dan Tokhir yang mencatat rekor pertandingan profesional 10 kali menang (7KO) dan sekali kalah mnjadi juara International Fight di Turki 2014 dan Ukraina 2008.

"Ketiganya merupakan mantan juara nasional Kyrgistan yang menjadi kiblat kick boxing dunia. Aleksei dan Tokhir merupakan pelatih dengan sertifikat senior sedangkan Erik yang masih bertarung di kancah internasional menyandang sertifikat pelatih junior," kata Manajer Tim Kick Boxing Indonesia, Collins Mogot di Jakarta, Minggu , 22 September 2019.

Menurut Collins Mogot yang pernah menjadi juara Karate Kyokushinkan Asia di India 1996, selama berada di Taiwan, mulai 23 September hingga 1 Oktober, para atlet pelatnas kick boxing yang didukung Kemenpora akan dilatih secara khusus tentang teknik pertandingan untuk meraih poin. Tujuannya, agar mereka lebih memahami bagaimana meraih poin saat bertanding. Tak hanya itu, Hertati Lumban Gaol dan kawan-kawan juga direncanakan akan menjalani sparring partner melawan kick boxer-kick boxer berpengalaman dari Taiwan.

"Keberangkatan Tim Pelatnas Kick Boxing ke Taiwan atas rekomendasi Presiden WAKO Asia, Mr Nasiri dari Iran sebagai tindaklanjut dari kunjungannya saat Kejurnas Kick Boxer 2019 di GOR Simprug, Agustus lalu. Jadi, di Taiwan nanti para atlet kita yang dipersiapkan ke SEA Games 2019 akan menjalani Training Camp bersama dengan para atlet dari negara-negara Asia lainnya," kata Ketua Umum PP PKBI, Ngatino saat mengunjungi pelatnas kick boxing di Icuk Sugiarto Training Camp, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (19/9/2019).

"Kita berharap setelah menjalani TC di Taiwan para atlet kita akan lebih memahami teknik bertanding yang baik sehingga mereka bisa tampil maksimal di SEA Games 2019 di Filipina," tambahnya.

Pelatih pelatnas kick boxing Indonesia, Adrieyani menambahkan selama pelatnas di ISTC memang para atlet sudah mendapat gemblengan dari segi teknik. Tetapi khusus teknik untuk mendulang poin saat bertanding memang masih digembleng lagi.

Pihaknya juga merencanakan untuk memberi kesempatan latih tanding kepada para atlet pelatnas melawan kick boxer-kick boxer terbaik di Taiwan. "Latih tanding ini sangat penting dan dibutuhkan untuk mengukur sejauh mana pencapaian para atlet kita setelah menjalani TC selama sebulan di ISTC dan berguru di Taiwan," ujar Adrieyani.

Adrieyani optimis setelah menjalani TC di Taiwan, para atlet pelatnas kick boxing Indonesia akan lebih mumpuni performanya saat berlaga di SEA Games 2019 di Filipina.

Tim Pelatnas Kick Boxing :

Manajer : Collins Mogot

Pelatih : Adrieyani Mandey dan Teguh Wartama

Atlet Putra - Aprilando Rumahpasal (Fullcontact-51kg), Elianus Enembe (Lowkick 54kg), Adrian Mattheis (Fulcontact 57kg), Bonatua Lumbantungkup (Lowkick 60kg), Brian Alfa Ferdinand Lawita (Lowkick 63kg), Saeful Anwar Lowkick 63kg), dan Serial Efendi (Kick Light 69kg), 

Putri - Priscilia Hertati Lumban Gaol (fullcontact 48kg) dan Melpida Sitohang (Kicklight- 52kg). ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www