Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
GoNews Group
13 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
2
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
3
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
Ekonomi
19 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
4
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
GoNews Group
19 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
5
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
7 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
6
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
GoNews Group
19 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Pagi Ini, Udara Kota Padang Masuk Kategori Tak Sehat

Pagi Ini, Udara Kota Padang Masuk Kategori Tak Sehat
Ilustrasi: kabut asap di Kota Padang. (foto: google)
Rabu, 18 September 2019 11:15 WIB
PADANG - Udara di Kota Padang, Rabu pagi, 18 September 2019, berada di kategori tidak sehat. Berdasarkan data dari AirVisual, Air Quality Index (AQI) di Kota Padang pada pukul 09.00 WIB menunjukkan angka 164.

Dikutip dari KlikPositif.com, AQI mempunyai rentang nilai 0-500. Makin tinggi nilai AQI, artinya makin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut.

AQI merupakan indeks yang digunakan AirVisual untuk menggambarkan tingkat polusi udara di suatu daerah. AQI dihitung berdasarkan enam jenis polutan utama, yaitu PM 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Buruknya kualitas udara ini disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Akibat kualitas udara yang buruk ini, sekolah-sekolah di Riau telah meliburkan siswanya. Di Sumbar, tercatat Kabupaten Dharmasraya yang melakukan hal serupa.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan melalui surat ederan Nomor 420/5188/Disdik-2019 meliburkan sekolah selama tiga hari, dari 17-19 September 2019. (kp)

Editor : arie rh
Sumber : klikpositif.com
Kategori : GoNews Group, Umum, Lingkungan, Sumatera Barat, Padang

Loading...
www www