Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur 'Anu Gede'
Hukum
13 jam yang lalu
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur Anu Gede
2
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Politik
18 jam yang lalu
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
3
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
Politik
19 jam yang lalu
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
4
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
GoNews Group
21 jam yang lalu
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
5
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
16 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
6
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
Pendidikan
22 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Jelang SEA Games Filipina 2019

Dukungan TC ke Uzbekistan Dibutuhkan Atlet Sambo Untuk Wujudkan Emas

Dukungan TC  ke Uzbekistan Dibutuhkan Atlet Sambo Untuk Wujudkan Emas
Rabu, 18 September 2019 21:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Prestasi Tim Sambo Indonesia yang tergabung dalam Pelatnas Sambo menyumbangkan 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu pada Kejuaraan Sambo Asia di India 2019, perlu dilanjutkan pada SEA Games XXX Filipina, 31 Nopember hingga 12 Desember 2019. Untuk itu, dukungan dana dari Kemenpora sangat dibutuhkan bagi Tim Pelatnas Sambo untuk menjalani Trainning Camp (TC) ke Uzbekistan yang rencananya dilakukan 10 Oktober hingga 24 November 2019.

"Ya, kami memang sangat membutuhkan TC di Uzbekhistan untuk bisa meningkatkan prestasi dalam upaya mewujudkan keinginan menymbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia pada SEA Games Filipina 2019. Makanya, kami butuh dukungan dari Kemenpora," kata Fajar kelas Combat -57kg, peraih perak Kejuaraan Sambo Asia 2019.

Selain meningkatkan fisik dan memperdalam teknik, kata juara Mixed Martial Art (MMA) Indonesia ini, di Uzbekhistan mereka bisa menambah pengalaman bertanding dengan atlet sambo Uzbekhistan yang banyak mencetak juara-juara dunia.

"Ya, selain meningkatkan fisik dan teknik, kita bisa mendapat sparring partner dengan atlet Sambo yang kualitasnya lebih baik di Uzbekistan. Dari sparring partner itu, kita bisa lebih mengenal berbagai karakter lawan dan melihat kelemahan yang ada," timpal Vincent Majid, peraih perunggu Combat -90kg Kejuaraan Sambo Asia 2019.

Sama halnya dengan Fajar, putra Wakil Sekjen Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PB PGSI), Yahya Majid yang juga juara MMA ini terjun ke cabang olahraga Sambo untuk mengibarkan Merah Putih.

"Ya, kami ingin mengabdi di olahraga amatir. Dan, kami memang mentargetkan bisa menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia pada SEA Games Filipina 2019 nanti," kata Vincent

Keinginan yang sama juga dilontarkan Ridha Wahdaniaty (Women Sports 80kg), Desiana Syafitri (Women Sports 52kg), dan Emma Ramadinah (Women Combat 64kg). "TC di Uzbekhistan itu pasti akan menambah pengalaman lebih banyak lagi untuk bisa memperbesar peluang untuk mewujudkan keinginan meraih medali emas pada SEA Games Filipina 2019," katanya.

"Saya memang meraih emas dengan mengalahkan atlet sambo dari negara Asia. Tetapi, saya masih butuh lebih banyak lagi mengenal karakter lawan dalam rangka menjawab tantangan untuk merebut medali emas pada SEA Games Filipina 2019," tambah Emma Ramadinah asal Karawang, Jawa Barat ini.

Di SEA Games Filipina 2019, cabang olahraga Sambo yang pertama kali dipertandingkan akan memperebutkan 7 medali emas.

Tim Pelatnas Sambo SEA Games Filipina 2019 :

Manajer : Muhamad Riyad

Pelatih : Andi Nugroho dan Jefri Topan Sinambela, Dede Sudirman

Atlet : Fajar (Men Combat -57kg) , Deni Arif Fadilah (Men Combat -74kg), Senie Kristian (Men Combat -82kg), Vincent Majid (Man Combat -90kg) (Combat +82kg- Individual dan Mixed Team), Rio Akbar Bahari (Men Sports -82kg - Individual dan Mixed Team), Ridha Wahdaniyati Ridwan (Women Sports -80kg), Desiana Syafitri (Women Sports -52kg - Mixed Team), Emma Ramadinah (Women Combat -64kg -Mixed Team), dan Erik Gustam (Men Sports -74kg -Mixed Team). ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www