Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
Peristiwa
24 jam yang lalu
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
2
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
23 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
3
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Politik
23 jam yang lalu
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
4
Resesi Sosial
Opini
21 jam yang lalu
Resesi Sosial
5
Pilkada Sudah di Depan Mata, Waketum DPP PKB Minta Presiden Tentukan Nama Sekjen KPU
Politik
24 jam yang lalu
Pilkada Sudah di Depan Mata, Waketum DPP PKB Minta Presiden Tentukan Nama Sekjen KPU
6
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Presiden akan Tinjau Langsung Lokasi Karhutla

Presiden akan Tinjau Langsung Lokasi Karhutla
Presiden RI, Jokowi. (tengah)
Selasa, 17 September 2019 04:59 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) akan meninjau langsung lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, pada hari ini, Selasa (17/9/2019).

Berdasarkan agenda yang beredar, Jokowi memang diagendakan akan meninjau dua titik lokasi bekas terbakar menggunakan helikopter dan jalur darat, yaitu Kabupaten Pelalawan dan Kampar.

"Presiden akan ke lapangan untuk meninjau secara pasti apa penyebab kebakaran, apa yang sudah dilakukan, apa hambatan di lapangan dan apa langkah-langkah kita untuk menanggulangi itu," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto di Pekanbaru, Senin (16/9/2019) malam.

Ia juga menjelaskan, bahwa sebaiknya pemerintah daerah harus mengutamakan pencegahan karhutla, mengingat biaya yang harus dikeluarkan pemerintah untuk melakukan penanggulangan jauh lebih besar daripada nengatasi karhutla.

"Lebih baik kita susah payah mencegah. Kalau sudah terbakar, maka cost untuk penanggulangan lebih besar secara pencegahan," tuturnya. ***


wwwwww