Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
Feature
21 jam yang lalu
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
2
Jokowi Sudah Teken PP Gaji ke-13 PNS, Paling Lambat Cair Pekan Depan, Ini Besarannya
Nasional
10 jam yang lalu
Jokowi Sudah Teken PP Gaji ke-13 PNS, Paling Lambat Cair Pekan Depan, Ini Besarannya
3
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
GoNews Group
21 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
4
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
GoNews Group
22 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
5
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
GoNews Group
21 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
6
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
GoNews Group
22 jam yang lalu
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta Ganti Nama jadi Traveloka, Dianggap sebagai Penghinaan ke Proklamator

Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta Ganti Nama jadi Traveloka, Dianggap sebagai Penghinaan ke Proklamator
Ilustrasi. (Istimewa)
Senin, 16 September 2019 15:50 WIB
JAKARTA - Elite PDIP memprotes pergantian nama Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta menjadi nama perusahaan e-commerce terkemuka, Traveloka. Politikus PDIP Darmadi Durianto memprotes cara perubahan nama tersebut yang terkesan melecehkan nama besar dua proklamator RI.

"Nama proklamator diganti, sangat menghina. Saya pribadi sebagai kader PDIP dan anak ideologis Bung Karno merasa terhina," ujar Darmadi, dalam keterangannya, Senin, 16 September 2019.

Dia khawatir perubahan nama ini akan memunculkan efek jangka panjang terhadap masyarakat. Salah satunya yaitu sosialisasi terhadap masyarakat terkait jasa figur para pendiri bangsa dalam sejarah kemerdekaan.

"Cobranding ini akan jadi branding atau mengarahkan masyarakat untuk hanya tahu ke Traveloka dan secara terang-terangan ingin menghapus nama Bung Karno dari memori masyarakat kita. Ini tidak boleh dibiarkan," ujar Anggota DPR tersebut.

Menurut dia, mestinya pihak pengelola bandara juga peka dalam historis bangsa. Kata Darmadi, jangan hanya memikirkan soal kepentingan bisnis.

Dia pun menyindir manajemen Angkasa Pura II dan Traveloka bisa belajar terkait Soekarno ke Megawati Institute. "Pertimbangan AP II hanya soal uang, harusnya pikirkan juga soal nama proklamator yang mengandung nilai sejarah dan tidak akan pernah tergantikan," jelasnya.

Sebelumnya, Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) kini sudah berganti nama. Perubahan nama ini atas kolaborasi PT Angkasa Pura II dan Traveloka sehingga namanya berubah menjadi Terminal 2 Traveloka.

Karena kerja sama ini, Traveloka punya hak untuk penamaan. Selain itu, punya hak untuk menyediakan berbagai pelayanan dan instalasi kepada pengguna jasa.

"Kami memiliki misi untuk memperkaya kehidupan seseorang dengan pengalaman dan traveling adalah salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut. Dalam waktu dekat, para pengunjung bandara akan kami ajak untuk kolaborasi memberikan masukan, ide, serta terlibat langsung dalam pengembangan konsep "Gateway to Experiences," ujar Dionisius Nathaniel, CMO Transport Traveloka, dalam keterangannya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Viva.co.id
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www