Loading...    
           
Jelang SEA Games xxx Filipina 2019

Lagi, Berguru ke Tiongkok Demi Mengejar Prestasi Dunia dan SEA Games Filipina 2019

Lagi, Berguru ke Tiongkok Demi Mengejar Prestasi Dunia dan SEA Games Filipina 2019
Tim Pelatnas Wushu Indonesia
Sabtu, 14 September 2019 13:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Lagi, mengejar prestasi dunia dan SEA Games Filipina dengan berguru ke Tiongkok. Itulah program rutin Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto. Sebanyak 16 atlet wushu pelatnas (8 atlet taulo dan 8 atlet sanda) mulai menjalani Trainning Camp (TC) di China mulai 1 September hingga 17 Oktober 2019 nanti.

Tim Pelatnas Wushu yang dimanajeri Iwan Kwok ini menjalani latihan bersama Tim Wushu China untuk menggenjot fisik dan penyempurnaan teknik serta menambah jam terbang TC khusus atlet Sanda dilakukan di Xian sedangkan atlet Taulo di Nanjing. Mereka akan diterjunkan pada Kejuaraan Dunia Wushu di China, 18-23 Oktober 2019 dan SEA Games XXX Filipina, 31 Nopember hingga 12 Desember 2019.

"Ya, kami menjalani TC bersama Tim Wushu China yang melakukan persiapan untuk Kejuaraan Dunia Wushu," kata pelatih Sanda, Letda Mar Mukhlis yang dihubungi melalui WhatsApp, Jumat, 13 September 2019 malam.

Selama dua pekan TC, kata Mukhlis, kondisi fisik atlet binaannya cukup bagus dan akan terus ditingkatkan. Bahkan, dia menyebut cukup banyak keuntungan yang diperoleh atlet pelatnas Wushu Indonesia berlatih bersama Tim Wushu China.

"Banyak keuntungan yang bisa dapat dari latihan bersama mereka utamanya masalah teknik bertanding. Terus terang banyak kemajuan yang dialami atlet sanda Indonesia yang sebelumnya menjalani program latihan yang disusun pelatih China, Laose Liu Zhen saat di Jakarta. Kini, kita hanya tinggal pemantapan teknik saja," jelas Perwira TNI AL Korp Marinir ini.

Dari hasil sparring partner dengan atlet sanda China, kata Mukhlis, terlihat keunggulan atlet sanda China terutama dalam kecepatan daya kejut dan reaksi. "Kalau teknik pukulan, bantingan dan tangkapan atlet kita sudah bagus selama dilatih Laose Liu Zhen. Kini, kita tinggal memoles kecepatan, reaksi dan mengenali lebih dalam pola pertandingan atlet China saja," tambahnya.

Dari 8 atlet sanda yang ada, Indonesia hanya menurunkan 7 atlet sanda pada Kejuaraan Dunia Wushu 2019 sesuai dengan kuota yang diberikan. Dan, Mukhlis juga menyebut mereka yang tampil diharapkan bisa memberikan yang terbaik.

"Persaingan di Kejuaraan Dunia itu sangat ketat. Jadi, kita hanya berharap mereka bisa meraih hasil lebih baik dari Kejuaraan Dunia Wushu di Rusia 2017 dan Sanda World Cup 2018 serta Asian Games Jakarta 2018," katanya.

Ketatnya persaingan di kejuaraan dunia itu juga diakui Sekjen PB WI Ngatino. "Di Kejuaraan Dunia Wushu, kita tidak menargetkan medali emas. Cukup berat, apalagi Lindswel Kwok yang sudah lima kali juara dunia sudah tidak tampil lagi. Makanya, kita berharap akan muncul pengganti Lindswel ke depannya," tegasnya.

Berbicara mengenai SEA Games Filipina 2019, Ngatino menyebut, PB WI bertekad untuk mengulang sukses meraih tiga emas pada SEA Games Malaysia 2017. "Kita akan berusaha meraih target 3 emas seperti dua tahun lalu," ujarnya.

Tim Pelatnas Wushu Indonesia :

Manajer : Iwan Kwok

Pelatih Internasional : Novita

Pelatih Taulo : Susyana Tjhan dan Zhang Yuening

Pelatih Sanda : Liu Zhen dan Mukhlis

Atlet Taulo :

Putra - Edgar Xavier Marvelo, Seraf Naro Siregar, Harris Horatius, Bobie Valentinus Gunawan
Putri - Felda Elvira Santoso, Alexandra Calista Setiawan, Nandhira Mauriskha, dan Fayla Maharani Ningtyas.

Atlet Sanda :

Putra - Ade Permana (kelas 48kg), Laksamana Pandu Pratama (kelas 52kg), Yusuf Widiyanto (kelas 56kg), Bayu Raka Putra (kelas 60kg), Abdul Haris Sofyan (kelas 65kg), dan Puja Riyaya (kelas 70kg).

Putri - Rosalina Simanjuntak (kelas 48kg) dan Tharisa Dea Florentina (kelas 52kg). ***


Loading...
wwwwww