Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
GoNews Group
9 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
2
Bamsoet: Presiden Jokowi Akan Hadir Secara Fisik Dalam Sidang Tahunan MPR
Politik
23 jam yang lalu
Bamsoet: Presiden Jokowi Akan Hadir Secara Fisik Dalam Sidang Tahunan MPR
3
Anthony Tanpa Kesulitan, Firman Mundur
GoNews Group
23 jam yang lalu
Anthony Tanpa Kesulitan, Firman Mundur
4
Kemenaker Beri Insentif Peserta Pelatihan di BLK, Krisdayanti Singgung Mental Manja
GoNews Group
23 jam yang lalu
Kemenaker Beri Insentif Peserta Pelatihan di BLK, Krisdayanti Singgung Mental Manja
5
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
GoNews Group
19 jam yang lalu
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
6
Shesar Dipaksa Kerja Keras
GoNews Group
23 jam yang lalu
Shesar Dipaksa Kerja Keras
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Menang di Makassar, Bambang: Mungkin PSM Anggap Enteng

Menang di Makassar, Bambang: Mungkin PSM Anggap Enteng
Kamis, 12 September 2019 21:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAKASSAR - Klub PSIS Semarang mengalahkan PSM Makassar 1-0 dalam laga tunda pekan ke-11 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/9/2019). Mahesa Jenar jadi tim pertama yang mengalahkan Juku Eja di markasnya.

Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah mengungkapkan kunci kemenangan timnya adalah bermain disiplin dan memahami tugas masing-masing.

"Sepakbola itu sederhana. Hanya tiga faktor utama yakni strategi, formasi atau posisi pemain dan kerja sama. Dalam sepak bola kuncinya ada di situ, itu yang saya tanamkan," kata Bambang.

Selain itu, Bambang meminta pemainnya menjaga keseimbangan antar lini, bermain lebih rapat agar tim lawan tidak leluasa memainkan bola.  

"Struktur, fungsi dan relasi atau hubungan antara pertahanan, gelandang dan penyerang. Kuncinya ada di lapangan tengah, itu saja. Dan itu dijalankan dengan baik," ungkap Bambang.

Terbukti, strategi itu membuat PSM Makassar sulit menemukan celah untuk masuk di garis pertahanan PSIS. Beberapa kali, Wiljan Pluim yang biasanya jadi penyuplai bola nampak kesulitan membuka ruang.

Sukses di Makassar merupakan lanjutan hasil positif setelah dua pekan menangani langsung PSIS sebagai pelatih pengganti. Sebelumnya, PSIS menahan Arema FC 1-1 di Malang (31/8/2019).

Di sisi lain, menurut Bambang, timnya diuntungkan oleh tuan rumah yang seolah meremehkan timnya yang berada di papan bawah klasemen. "Mungkin PSM menganggap enteng, kita kan klub papan bawah. Tapi anak-anak main semangat, mungkin PSM kaget," katanya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www