Loading...    
           

Berhasil Loloskan 85 Kursi di DPR, MKGR Kembali Dukung Airlangga jadi Ketua Umum Golkar

Berhasil Loloskan 85 Kursi di DPR, MKGR Kembali Dukung Airlangga jadi Ketua Umum Golkar
Konfrensi Pers MKGR di Ruang Fraksi Partai Golkar. (GoNews.co)
Rabu, 11 September 2019 16:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong-Royong (MKGR), kembali menegaskan arah politik dalam Munas Partai Golkar yang akan dilaksanakan Desember tahun ini.

Ketua Umum DPP Ormas MKGR Roem Kono, mengatakan pihaknya sudah sepakat, akan mendukung Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

"Kami sepakat mendukung bapak Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi Ketua Umum Partai Golkar, keputusan ini adalah kesepakatan dari seluruh anggota yang tersebar di DPD I," ujar Roem Kono saat menggelar konfrensi pers di Ruang F-Golkar Nusantara I kompleks Parlemen.

Alasan MKGR kembali mendukung Airlangga kata Roem Kono, salahsatunya Airlangga dianggap berhasil memimpin Partai Golkar meskipun banyak terpaan dan ganjalan serta tantangan yanh dihadapi. "Namun, kami melihat, melalui tangan dingin beliau, semua bisa diatasi sehingga Golkar bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Bahkan kata dia, ditangan Airlangga Golkar juga berhasil mendapatkan 85 kursi untuk DPR RI dalam pileg 2019 lalu. "Saya kira ini suatu target yang sangat luar biasa, bisa menduduki suara atau kursi yang kedua di Parlemen ini," tegasnya.

MKGR sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar, berpandangan pencapaian Partai Golkar yang meraih 85 kursi DPR secara nasional merupakan prestasi yang luar biasa. Hal itu menurut Roem Kono, diluar prediksi lembaga survei yang sejak awal menyebut Partai Golkar akan mengalami penurunan suara yang sangat signifikan di Pemilu 2019.

Ia juga berharap, ke depan peranan Partai Golkar dalam tatanan pemerintahan dan parlemen dapat mempengaruhi kebijakan-kebijakan untuk kepentingan rakyat yang lebih banyak. "Oleh karena itu, kami dari MKGR, berkesimpulan, bahwa kapabilitas, kualitas Airlangga masih dibutuhkan untuk memimpin Partai Golkar," urainya.

Kemudian lanjut Roem Konoo, segala permasalahan yang dihadapi Partai Golkar sekarang ini adalah suatu dianamika politik. Partai Golkar itu menuruitnya, betul-betul menjalankan sistem demokrasi.

"Di Golkar, sistem demokrasi sangat terbuka, kami tidak seperti partai lain yang mempunyai founding fathernya, kami adalah seperti perusahaan Tbk, siapapun bisa bicara meskipun kita akui terkadang kebablasan," tandasnya.

"Banyaknya ucapan atau pembicaraan yang kebabalasan ini lah yang akan kita perbaiki, kita luruskan dan alhamdulliah kita berjalan dengan baik, walaupun kita terkadang juga sempat ribut," pungkasnya.***


Loading...
wwwwww