Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
18 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
18 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
4
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
17 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
5
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
14 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
6
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Kesehatan
16 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Revisi UU KPK Dapat Penolakan, Fraksi PDIP DPR Tidak Bergeming

Revisi UU KPK Dapat Penolakan, Fraksi PDIP DPR Tidak Bergeming
Senin, 09 September 2019 13:59 WIB
JAKARTA - Kalangan DPR tidak ambil pusing dengan perdebatan dan penolakan sebagain publik terhadap revisi UU 30/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK).

Wakil Ketua Komisi III DPR dari fraksi PDIP, Herman Hery menyebutkan, perdebatan dan beda cara pandang terhadap satu dinamika merupakan satu kewajaran.

"Kalau perdebatan itu kan namanya negara demokrasi, bebas-bebas saja," ujar Herman di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9).

Herman ingin meyakinkan publik bahwa apa yang dilakukan Parlemen dengan revisi itu bertujuan baik dan sesuai dengan kewenangan tugas.

Sehingga, sambung politisi PDI Perjuangan ini, DPR tidak akan pernah berhenti menjalankan tugas hanya ada perdebatan di ruang publik.

"Kami tak akan dikurung, terjebak dengan apa yang diperdebatkan oleh kalangan KPK sendiri, kalangan LSM. Kami tak akan terjebak di sana," tukas Herman.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Rmol.id
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www