Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
12 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
12 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
5 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
4
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
4 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
5
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
9 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
6
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
4 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Ditinggal Bekerja ke Ladang, Rumah Warga di Balingka Agam Ini Ludes Dilalap Kobaran Api

Ditinggal Bekerja ke Ladang, Rumah Warga di Balingka Agam Ini Ludes Dilalap Kobaran Api
Ditinggal bekerja ke Ladang, rumah warga di Balingka Agam ini ludes dilalap kobaran api, Jumat 30 Agustus 2019.(doc RN).
Jum'at, 30 Agustus 2019 23:43 WIB
Penulis: Jontra
AGAM - Peristiwa kebakaran kembali menghanguskan sebuah rumah non permanen yang terletak di Patapaian, Jorong Pahambatan, Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Jum'at 30 Agustus 2019, sekira pukul 14.30 WIB.

Terkait hal itu, Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, Sik.MH melalui Kapolsek IV Koto Iptu Edi Yunasri, S.H.M.H menyebutkan, akibat peristiwa tersebut mengakibatkan hangusnya satu unit rumah non permanen yang dihuni oleh dua kepala keluarga bernama Upik (60 ) dan Imran (29). Saat peristiwa itu terjadi, rumah tersebut sedang ditinggal pergi pemiliknya, yang tengah bekerja di ladang. Dikatakan juga oleh Edi Yunasri, peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh saksi Dedi dan Saudin, merekalah yang pertamakali melihat ada kepulan asap hitam dari arah rumah korban, ucapnya.

Melihat hal itu, saksi mengecek ke lokasi dan melihat api ternyata sudah semakin membesar. Merekapun segera memberitahukan ke pemiliknya, sembari menghubungi pemadam kebakaran. Dengan peralatan seadanya, para saksi bersama warga setempat berupaya membantu memadamkan api yang kian membesar. Tak lama berselang datanglah mobil pemadam kebakaran yang kemudian berhasil menjinakkan kobaran api, jelasnya.

Kapolsek IV Koto juga menambahkan, untunglah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, akibat peristiwa tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian materi lebih kurang sebanyak Rp150 juta, terangnya.

Sementara itu penyebab kebakaran, masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian, tutupnya.(**)

Kategori : Agam, Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www