Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
2
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
Hukum
3 jam yang lalu
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
3
Nge-Vlog Kebangsaan Bareng Artis, Giliran Ayu Ting-ting yang Digandeng Ketua MPR
Politik
15 jam yang lalu
Nge-Vlog Kebangsaan Bareng Artis, Giliran Ayu Ting-ting yang Digandeng Ketua MPR
4
Supardi Fokus Latihan Pemulihan Fisik
GoNews Group
16 jam yang lalu
Supardi Fokus Latihan Pemulihan Fisik
5
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
GoNews Group
16 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
6
Kondisi Pemain Persebaya Terus Dipantau
GoNews Group
16 jam yang lalu
Kondisi Pemain Persebaya Terus Dipantau
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Vabio Enzo Sitepu

Anak Petani Itu Mendulang Perak

Anak Petani Itu Mendulang Perak
Jum'at, 23 Agustus 2019 19:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Perjuangan luar biasa sudah ditunjukkan Vabio Enzo Sitepu. Sayangnya, impian remaja Kelahiran Berastepu, Tapanuli Utara, 10 Juli 2002 untuk meraih emas pada Kejuaraan Wushu Junior Asia di Brunai Darussalam 2019 belum bisa terwujud.

Pada pertandingan final Sanda kelas 56kg yang digelar di Kompleks Sukan Negara Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Jumat, 23 Agustus 2019, Vabio harus mengakui ketangguhan atlet Iran, Akbari Moghaddam Mahdi.

"Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memenangkan pertandingan final. Tetapi, penampilan Akbari Moghaddam memang lebih baik dari saya," kata Vabio yang dihubungi melalui WhatsApp.

Hasil medali perak yang didulang anak petani pada event dua tahunan wushu Asia ini cukup bagus. Apalagi, dia baru pertama kali tampil pada event tingkat Asia.

"Saya bangga bisa menyumbangkan medali perak bagi Tim Wushu Indonesia. Mudah-mudahan, saya bisa meraih prestasi lebih baik lagi ke depan," kata anak ketiga dari tiga bersaudara pasangan Lembaga Sitepu dan Lismawati Sembiring.

Vabio mulai menekuni olahraga wushu pada tahun 2016 karena melihat idolanya Hendrik Tarigan. Baginya, olahraga beladiri wushu itu memiliki teknik gerakan sederhana.

"Teknik wushu itu sangat sederhana. Itu yang membuat saya tertarik dan berniat terus menekuninya," kata Vabio yang akrab dipanggil Bio.

Berbicara masalah target ke depan, Vabio belum mau berbicara muluk. Saat ini, dia hanya ingin mengejar target lolos dari babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020. "Saya ingin tampil di PON Papua 2020. Makanya, saya harus fokus untuk bisa lolos pada babak kualifikasi PON nanti," tegasnya.

Biodata :
- Nama : Vabio Enzo Sitepu
- Panggilan: Bio
- Lahir : Berastepu, Tapanuli Utara, 10 Juli 2002
- Nama orang tua : Lembaga Sitepu/Lismawati Sembiring
- Klub dan pelatih : Tanah Karo Simalem (Moses Milala dan Salwi Simbolon)

Prestasi :
- Emas Kejurda Wushu Sumut 2019
- Emas Kejurnas Wushu Bangka Belitung 2019
- Emas Kejurda Wushu Sumut 2018
- Perak Kejurnas Wushu Yogyakarta 2018
- Emas Kejuaraan Wushu Piala Kapolda Sumut 2018. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www